Pangdam Cenderawasih Resmi Tutup Dikmaba dan Diktukba TNI AD di Jayapura

Jakarta, IDM – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, secara resmi menutup Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri Gelombang II TA 2025 dan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Gelombang I TA 2026.
Penutupan pendidikan dirangkaikan dengan upacara penyumpahan yang berlangsung khidmat di Lapangan Pancasila Rindam XVII/Cenderawasih, Kabupaten Jayapura.
Baca Juga: Pangkohanudnas: Revitalisasi Kemampuan Pertahanan Udara Jadi Tulang Punggung Jaga Kedaulatan Negara
Sebanyak 681 prajurit muda terdiri dari 527 lulusan Dikmaba Infanteri dan 154 lulusan Diktukba resmi dilantik dan siap mengemban tugas sebagai prajurit Bintara TNI Angkatan Darat.
Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para prajurit siswa menyelesaikan pendidikan dengan baik serta menekankan peran strategis Bintara dalam organisasi TNI AD.
“Pelantikan sebagai Sersan Dua ini menandai dimulainya pengabdian kalian menjadi seorang Bintara TNI AD yang bertugas sebagai Komandan Regu atau jabatan setingkat,” tegas Mayjen TNI Amrin.
Baca Juga: Jelang Hadirnya Rafale, TNI AU Pindahkan Operasional Hawk 109/209 ke Skadron Udara 1 Lanud Supadio
Ia juga mengingatkan agar para prajurit senantiasa menjaga integritas dan kedekatan dengan rakyat.
“Jadilah prajurit yang ksatria, dapat dibanggakan dan dicintai rakyat,” pungkasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































