HANKAM

Pangdam Cenderawasih: Perbedaan Jangan jadi Penghalang Persatuan di Papua

Febriel Buyung Sikumbang
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang. (Foto: Dok. Kodam Cendrawasih)

Jakarta, IDM – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang mengajak masyarakat Papua untuk terus memperkuat persaudaraan dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Perbedaan latar belakang hendaknya tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk saling menghormati, menjaga kerukunan, dan bekerja bersama demi mewujudkan Tanah Papua yang aman dan damai.

Hal itu disampaikan Febriel saat mengikuti Safari Ibadah Minggu bersama sekitar 100 jemaat Gereja Reformasi GGRI-P Yohanis Calvin Waena, Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura.

Dalam sambutannya, Pangdam mengajak seluruh jemaat untuk terus menumbuhkan kasih, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Perkuat Hubungan Historis, Indonesia–Mesir Teken Sejumlah Kesepakatan Strategis di Jakarta

Menurutnya, semangat kebersamaan perlu terus dirawat agar masyarakat dapat hidup berdampingan secara harmonis meskipun memiliki latar belakang yang berbeda.

Pangdam juga mengingatkan pentingnya membangun kehidupan bermasyarakat yang dilandasi rasa saling menghormati dan kepedulian terhadap sesama.

Seluruh elemen masyarakat diharapkan mengambil bagian dalam menjaga suasana damai serta memperkuat ikatan persaudaraan di Tanah Papua.

“Perbedaan latar belakang hendaknya tidak menjadi penghalang untuk membangun persaudaraan, saling menghormati, dan bekerja bersama demi masa depan Papua yang lebih baik,” ungkap Febriel.

Selain mengajak masyarakat menjaga persatuan, Febriel mengingatkan jemaat agar bijak dan selektif dalam menerima maupun menyebarkan informasi di tengah perkembangan teknologi digital.

Masyarakat diharapkan memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya sehingga tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.

Baca Juga: TNI Gagalkan Penyelundupan Sabu Jaringan Malaysia di Sambas, Kurir Dibayar 500 Ringgit

Kewaspadaan dalam menerima informasi dinilai penting untuk menghindari kesalahpahaman yang dapat mengganggu hubungan sosial.

“Dengan mengedepankan sikap kritis dan bertanggung jawab, masyarakat diharapkan dapat turut menjaga kerukunan serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman,” tambahnya.

Pangdam juga mengajak seluruh masyarakat mendukung program pembangunan dan program strategis pemerintah yang ditujukan bagi kemajuan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Partisipasi seluruh elemen masyarakat dan semangat gotong royong dinilai penting untuk mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Sejak mulai bertugas di Kodam XVII/Cenderawasih pada April 2026, Febriel terus berupaya memanfaatkan berbagai kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat Papua, termasuk melalui kunjungan ke gereja-gereja.

Baca Juga: Cegah Cacat Sistem di Dalam Negeri, Kapal Selam Scorpene TNI AL Diuji Ketat di Prancis

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara TNI, tokoh agama, dan masyarakat.

Kodam XVII/Cenderawasih terus berupaya menumbuhkan rasa saling menghormati sekaligus memperkuat hubungan harmonis di tengah keberagaman masyarakat Papua.

Sebagai bentuk perhatian kepada jemaat, Pangdam menyerahkan Alkitab dan tali asih kepada GGRI-P Yohanis Calvin Waena.

Adapun kegiatan turut dihadiri Asrendam XVII/Cenderawasih Kolonel Arm Victor Jl. Lopulalan, S.Sos., M.A.P.; Kolonel Inf Lamberth Jerry Mailoa, S.E., Pamen Ahli Bidang OMP Sahli Pangdam XVII/Cenderawasih; Kolonel Inf Saut Batara Martua Raja.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.