HANKAM

Pangdam Cenderawasih Minta Prajurit di Papua Tetap Waspada

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang
Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang saat meninjau prajurit yang melaksanakan tugas di daerah Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Kodam XVII/Cendrawasih)

Jakarta, IDM – Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang meminta prajurit di Papua terus waspada. Hal ini dikatakannya saat meninjau langsung kesiapsiagaan prajurit yang melaksanakan tugas di daerah Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah beberapa waktu lalu.

Dilansir dari keterangan Penkodam XVII/Cenderawasih, Rabu (6/5), disebutkan bahwa kehadiran Febriel di daerah penugasan menggugah semangat prajurit serta merupakan definisi dari seorang pemimpin yang selalu hadir di tengah-tengah anggotanya.

Baca Juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan 125 Ribu Benih Lobster, Pelaku Pilih Nyebur dan Kabur ke Hutan

"Prajurit harus tetap waspada, disiplin dalam setiap langkah, serta mampu menjaga keseimbangan antara tugas dan kesehatan," kata Febriel.

Lebih lanjut, selain menekankan kewaspadaan, Pangdam juga mengapresiasi dedikasi para prajurit yang terus hadir menjaga keamanan sekaligus membawa dampak positif bagi masyarakat di wilayah penugasan.

Untuk diketahui, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang resmi menjabat sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih pada pertengahan Maret 2026. Ia menggantikan Mayjen TNI Amrin Ibrahim, yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

Baca Juga: Mabes TNI Mulai Seleksi Akhir Calon Perwira PK Gelombang I Tahun 2026

Sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih Febriel mengemban tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua, wilayah yang memiliki karakteristik geografis dan sosial yang unik.

Namun, lebih dari itu, ia juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran TNI. Pendekatan humanis menjadi salah satu fokus utama dalam kepemimpinannya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.