Panen Jagung, Lanud Sam Ratulangi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Jakarta, IDM – Komandan Lanud Sam Ratulangi Marsma TNI Antariksa Anondo memimpin kegiatan panen jagung yang dilaksanakan di lahan produktif seluas 3.000 meter persegi, Selasa (13/5).
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen TNI Angkatan Udara (TNI AU), melalui Lanud Sam Ratulangi, dalam mendukung serta menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang tengah digiatkan oleh pemerintah.
Baca Juga: KSAD Maruli Terbang ke Hawai Perkuat Kemitraan TNI AD di Indo-Pasifik
Adapun jenis jagung yang dipanen merupakan jagung varietas Secada 88 F1, yang dinilai memiliki masa panen singkat antara 87 hingga 90 hari serta dikenal menghasilkan bulir yang melimpah dan berkualitas tinggi.

"Keberhasilan (panen) ini tidak hanya memberi manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wujud pengabdian prajurit udara kepada bangsa dalam bingkai ketahanan nasional," ungkap Danlanud Sam Ratulangi dikutip dari keterangan Dispenau, Kamis (15/5).
Baca Juga: Integrasi ‘Data Link’ Tantangan Indonesia untuk Pengadaan Kapal Perang Italia
Lanud Sam Ratulangi menggandeng Kelompok Tani Angkasa dalam kegiatan panen jagung kali ini. Inovasi pemanfaatan lahan dan panen jagung ini menjadi contoh konkret sinergi antara satuan TNI AU dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan.
"Kolaborasi antara Lanud Sam Ratulangi, kelompok tani, dan pihak terkait lainnya diharapkan dapat terus diperluas sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sulawesi Utara secara berkesinambungan," tegas Marsma TNI Antariksa. (yas)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































