Panen Cabai di Perbatasan, Danpos: Pertanian Berperan Strategis untuk Kesejahteraan

Jakarta, IDM – Kegiatan pembinaan teritorial di wilayah perbatasan dilakukan Satgas Pamtas Indonesia-RDTL Yonarmed 12 melalui Pos Haslot.
Personel Satgas bersama masyarakat di Dusun Metamauk, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur pada Rabu (11/2) memanen cabai sebagai bentuk mendukung ketahanan pangan.
Baca Juga: Lanud Sulaiman Kerahkan Personel untuk Program TMMD ke-127 di Desa Cipelah
Komandan Pos Haslot, Pelda Anang Yuliawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk selalu hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat perbatasan.
Sektor pertanian, lanjut Anang, memiliki peran strategis dalam menunjang kesejahteraan warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.
“Melalui kebersamaan seperti ini, kami berharap hubungan yang harmonis antara Satgas dan masyarakat semakin erat. Pertanian yang maju akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga,” ujar Anang dikutip, Kamis (12/2).
Baca Juga: 4 Program Prioritas TNI AD di Tahun 2026
Dilansir dari keterangan Penerangan Kostrad, selain membantu memanen hasil pertanian, personel Satgas juga memberikan motivasi kepada warga agar terus mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan.
Adanya panen bersama ini diharapkan bisa memperkuat stabilitas wilayah perbatasan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi warga. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































