HANKAM

Pamen TNI AU Berhasil Lulus dari Lembaga Pendidikan Militer Prancis

Mayor Pnb Fahmi Aldila Firdaus.
Mayor Pnb Fahmi Aldila Firdaus, perwira menengah TNI AU yang berhasil lulus dari École de Guerre (EDG) atau War College, Paris. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Mayor Pnb Fahmi Aldila Firdaus menambah deretan prestasi perwira TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang berhasil menyelesaikan pendidikan setingkat Sesko Angkatan di lembaga pendidikan militer luar negeri.

Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan resminya yang dikutip Sabtu (28/6) menjelaskan, perwira menengah (Pamen) TNI AU itu baru saja lulus dari École de Guerre (EDG) atau War College, Paris. Rampungnya pendidikan tersebut ditandai dengan upacara penutupan atau cérémonie de fin de scolarité yang digelar di kompleks bersejarah École Militaire, Paris, Rabu (25/6).

Baca Juga: TNI dan Tentara Darat Malaysia Bertemu Bahas Penanganan Isu Lintas Batas

Upacara penutupan pendidikan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Institut des hautes études de défense nationale et de l’Enseignement militaire supérieur (IHEDN–EMS), Général de corps d’armée Hervé de Courrèges.

Perwira Lulusan École de Guerre
Mayor Pnb Fahmi Aldila Firdaus (kedua dari kanan) bersama para perwira lainnya yang berhasil lulus dari École de Guerre (EDG) atau War College, Paris. (Foto: Dok. Dispenau)

Mayor Pnb Fahmi menempuh pendidikan di École de Guerre (EDG) selama satu tahun dan tergabung dalam program EDG promosi ke-32 (P-32) tahun akademik 2024–2025. Program tersebut diikuti oleh sebanyak 360 peserta yang terdiri dari 217 perwira militer Prancis dari angkatan darat, laut, udara, dan Gendarmerie; 98 perwira internasional dari 66 negara; serta 45 auditeurs civiles dari kementerian dan institusi sipil Prancis.

Baca Juga: Amerika Kenalkan Teknologi EMATT, Penerbang TNI AL Akan Berlatih Peperangan Antikapal Selam Lebih Realistis

“Mayor Pnb Fahmi dan peserta lainnya mengikuti kurikulum intensif yang mencakup strategi pertahanan, operasi gabungan, kuliah geopolitik, serta kunjungan ke markas NATO dan institusi pertahanan Uni Eropa. Program ini juga memberikan pengalaman berharga melalui interaksi di antara para perwira dari berbagai negara dan matra,” tulis TNI AU.

Keikutsertaan Fahmi dalam pendidikan di War College Paris ini sekaligus menjadi wujud nyata atas komitmen TNI AU dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.