Orientasi Satuan, Prajurit Baru Batalyon Komando 469 Kopasgat Asah Naluri Tempur

Jakarta, IDM – Para prajurit baru Batalyon Komando (Yonko) 469 Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) mengasah beragam materi tempur dalam latihan orientasi satuan yang digelar selama dua minggu.
Komandan Yonko 469 Kopasgat Mayor Pas Jhon H Siregar menjelaskan, latihan tersebut merupakan bentuk perkenalan medan latihan di satuan. “Latihan yang sama juga dilakukan untuk mengasah naluri tempur setiap prajurit baru yang akan masuk satuan dan berguna di medan penugasan yang akan dihadapi oleh setiap prajurit Kopasgat,” sambung Jhon dikutip dari laman resmi TNI AU, tniau-mil.id, Senin (23/12).
Baca Juga: KSAD Sebut Akan Libatkan Kowad untuk Program Makan Bergizi
Latihan digelar di Kec. Namorambe Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (21/12) sebagai implementasi materi serta taktik yang sebelumnya telah dipelajari oleh para prajurit baru.

Adapun materi yang dilaksanakan antara lain Latihan Lawan Penghadangan Kendaraan (Wadangran), Patroli Keamanan, dan Taktik Regu Komando (Tikruko).
Baca Juga: Satgas Kizi TNI Membantu Pembangunan Hanggar Helikopter di Afrika Tengah
Selain itu, para prajurit baru Yonko 469 Kopasgat juga melatih kemampuan Penyergapan Bivak (Gapbivak), Pertempuran Perjumpaan (Purpa); teknik Penyembrangan Jembatan; serta materi tempur lainnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































