Orasi Megawati Soekarnoputri Kepada Mahasiswa Doktoral Unhan

Bogor, IDM- Ada yang menarik saat Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri memberikan orasi kebangsaan di pembukaan studi doktoral Universitas Pertahanan (Unhan) Indonesia. Orasi itu berisi pesan tentang sejarah pada seluruh mahasiswa.
Megawati berbicara mengenai sejarah yang jarang diulas saat pemerintahan Indonesia ingin direbut kembali oleh Belanda bersama sekutu setelah proklamasi kemerdekaan, tepatnya Januari 1946 ketika Ibu Kota dipindahkan ke Jogjakarta.
“Ketika pemerintah akan pindah setelah proklamasi, pemerintahan akibat pada waktu itu Belanda berupaya untuk masuk kembali bersama dengan sekutu maka oleh Bung Karno dan Bung Hatta pemerintahan dipindah ke Jogjakarta,” kata Megawati yang menyampaikan orasinya secara virtual, Sabtu (29/8).
Saat itu, diceritakan Megawati, Bendera Pusaka Merah Putih begitu dijaga. Sang Merah Putih dititip kepada Husein Mutahar yang menyelamatkan bendera sampai ke Jogjakarta.
“Ini yang menceritakan adalah Ibu saya sendiri, beliau mengatakan bahwa, ‘tidak tahu bagaimana caranya Mutahar, tetapi bendera ini harus selamat sampai ke Jogja’. Ternyata itu bendera dipisah dan dibawa, alhamdulillah selamat ke Jogjakarta dan disatukan kembali,” papar Megawati.
Dengan jejak sejarah itu, Megawati menegaskan penghormatan terhadap merah putih dalam setiap upacara harus dipahami generasi bangsa. Sebab kerap kali anak-anak muda saat ini, dalam melakukan hormat bendera saja, tidak serius melakukannya. Padahal penghormatan itu adalah sebagai penghargaan, sebuah komitmen menjaga bendera dengan sepenuh jiwa raga.
“Itulah sebenarnya kalau di dalam topik yang harus saya katakan. Sebenarnya mengisi jiwa nasionalisme patriotisme kepada anak bangsa kita, bahwa bela negara adalah antara lain membela simbol-simbol kenegaraan yang ada,” sebut Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu.
Megawati juga memberi masukan agar kurikulum di Unhan memuat suatu studi yang mengajak mahasiswa berkunjung ke daerah-daerah untuk melihat realitas kehidupan masyarakat. Bahwa masih banyak masyarakat yang tidak berpendapatan cukup.
“Banyak loh anak negeri ini yang belum punya kesempatan untuk saling berkunjung. Tetapi Lemhanas, saya singgung sedikit, itu dibuat Bung Karno. Itukan sebetulnya pertemuan untuk calon calon pemimpin bangsa,” ujar Megawati.
Dalam kesempatan itu, Megawati juga menyerahkan buah tangan berupa goodie bag, berisi syal dan 5 buku. Antara lain: Lahirnya Pancasila, Indonesia Menggugat, Membangun Dunia Kembali, Brave Lady, dan Wawasan Pancasila. Goodie bag itu berjumlah 800 buah dan diberikan kepada rektorat, dekan dan dosen serta mahasiswa.
Untuk mahasiswa Unhan, Megawati mengharap agar membaca tak memilih-milih buku bacaan, agar lahir pemahaman sejarah yang utuh. Megawati berpesan agar para mahasiswa untuk terbiasa membaca buku. “Sebagai seorang scientis, sebagai orang terpelajar buku apapun seharusnya dibaca,” pungkas Megawati. (wan/mai)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































