HANKAM

Operasi Pamtas RI-Australia: Danguspurla Koarmada III Tinjau Prajurit Marinir di Pulau Meatimiarang

Andri Kristianto
Komandan Guspurla III Laksma Andri Kristianto mengunjungi Pulau Meatimiarang, Jumat (20/3) menggunakan KRI Panah-626 untuk meninjau prajurit Marinir penjaga perbatasan. (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Jakarta, IDM – Komandan Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada III Laksma Andri Kristianto mendatangi prajurit Satuan Tugas Marinir Pengamanan Pulau Terluar di Pulau Meatimiarang, Jumat (20/3). Kedatangan jenderal bintang satu ini menggunakan KRI Panah-626 untuk mengecek langsung kesiapan operasi pengamanan perbatasan RI-Timor Leste-Australia di Laut Timor.

Andri menegaskan kunjungan ini bertujuan meninjau kondisi fisik serta mental personel yang bertugas di garda terdepan. Menurutnya, pimpinan perlu memastikan kesiapan operasional prajurit di wilayah perbatasan tetap optimal.

Baca Juga: TNI AL Fasilitasi Mudik Gratis Makassar-Selayar Pakai Kapal Perang KRI Marlin-877

"Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pimpinan untuk melihat langsung bagaimana kondisi riil prajurit di lapangan," kata Andri dalam keterangannya, dikutip Sabtu (21/3).

Ia menjelaskan kehadiran KRI Panah-626 di wilayah tersebut merupakan implementasi dari arahan Panglima Koarmada III Laksda Dato Rusman SN. TNI AL berkomitmen memperkuat kehadiran unsur kapal perang di pulau-pulau terluar untuk menjaga kedaulatan laut Indonesia.

Komandan Guspurla III Laksma Andri Kristianto
(Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

"Kita terus meningkatkan kesiapsiagaan operasional. Kehadiran unsur KRI di pulau-pulau terluar adalah implementasi nyata dari fungsi penegakan kedaulatan dan hukum di laut," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andri juga menyerahkan bantuan sembako kepada personel Satgas yang diterima oleh Komandan Satgas Lettu (Mar) Yudha T.

Baca Juga: Tak Cuma Patroli, Ini Cara Marinir Jaga Keamanan di Perbatasan Kepri

Pulau Meatimiarang merupakan titik krusial bagi pertahanan Indonesia di bagian selatan. Pulau yang masuk wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya ini berbatasan langsung dengan perairan Australia dan Timor Leste (RDTL).

Posisinya berada di jalur lintas laut internasional, menjadikannya wilayah yang rawan terhadap pelanggaran hukum laut. Penempatan Satgasmar di pulau tak berpenduduk ini berfungsi sebagai pengawas sekaligus penanda kedaulatan NKRI di tengah Laut Timor. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.