HANKAM

Oknum Prajurit jadi Calo Rekrutmen Anggota TNI, Kini Diburu Polisi Militer

Ilustrasi calo rekruitmen TNI
Ilustrasi calo rekrutmen TNI. (Foto: Dok. Kodam XV/Pattimura)

Jakarta, IDM – Seorang prajurit TNI AD berinisial Sertu LM yang bertugas di Puskodalopsdam XV/Pattimura kini jadi buronan Polisi Militer. LM diduga melakukan penipuan berkedok kelulusan calon prajurit TNI.

Dilansir dari keterangan Penkodam XV/Pattimura, Selasa (1/9), Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XV/Pattimura Letkol Inf Adi Swastika membenarkan peristiwa ini. Ia menjelaskan oknum Sertu LM diketahui telah THTI (Tidak Hadir Tanpa Izin) lebih dari tiga hari dan telah dilaporkan satuannya ke pihak Polisi Militer.

Baca Juga: Resmi Sandang Status Prajurit, 928 Tamtama TNI AL Dilantik di Sidoarjo

“Memang benar yang bersangkutan anggota Puskodalopsdam XV/Pattimura. Kami sudah berkoordinasi dengan Dansatnya, dan diketahui ternyata anggota tersebut sudah THTI lebih dari tiga hari, sekitar 2 minggu dan sudah dilaporkan ke pihak Pomdam,” kata Adi.

Lebih lanjut, ia mengatakan dalam proses THTI, Sertu LM melakukan aksinya terkait werving, sementara ini satuan yang bersangkutan kini masih melakukan proses pencarian terhadap oknum anggota tersebut.

“Pimpinan satuan yang bersangkutan juga tidak tinggal diam dengan persoalan ini. Langkah yang diambil pertama adalah dengan melakukan pencarian ke orang terdekatnya untuk mengetahui keberadaannya” jelas Adi.

Baca Juga: Super Garuda Shield 2026 Dibuka, akan Diwarnai Latihan Maritim Terkoordinasi Penjaga Pantai AS dan TNI AL

Persoalan ini bermula saat seorang warga dari Saumlaki, LR mengaku mengalami kerugian setelah menyerahkan uang secara bertahap dengan total Rp 18.350.000 kepada Sertu LM yang disebut menjanjikan kelulusan anaknya dalam seleksi penerimaan prajurit TNI.

Namun, nasib berkata lain anak LR yang berinisial RR, pada akhirnya dinyatakan tidak lulus dalam proses seleksi. LR mengaku memiliki bukti transfer dan berencana membawa persoalan tersebut ke Pomdam untuk mendapatkan kejelasan serta mencari keadilan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.