HANKAM

Navy to Navy Talk, TNI AL-Vietnam People's Navy Sepakat Jaga Stabilitas Keamanan Kawasan

Navy to Navy Talk, TNI AL-Vietnam People's Navy Sepakat Jaga Stabilitas Keamanan Kawasan
(Dok: tnial.mil.id)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan Vietnam People's Navy (VPN) mengadakan Navy To Navy Talks (NTNT) ke-6, bertempat di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (09/12/2021). NTNT Ke-6 ini membahas agenda kegiatan di tahun 2022 yakni Review Action Items hasil pertemuan NTNT ke-5, paparan situasi Maritime Security di kawasan saat ini serta kesepakatan kerja sama ke depannya dalam bidang latihan, pendidikan, kunjungan kapal maupun pertukaran perwira.

Dalam pertemuan tersebut, Angkatan Laut kedua negara juga sepakat untuk menjaga stabilitas keamanan di kawasan.

“TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan Vietnam People’s Navy (VPN) sepakat untuk saling menjaga stabilitas keamanan di kawasan melalui latihan bilateral tahun 2022 serta mendukung percepatan perundingan batas wilayah laut diantara kedua negara.” Ungkpa Asisten Operasi (Asops) KSAL, Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto selaku Head of Delegation (HoD) seperti dikutip dari laman TNI AL, tnial.mil.id.

Laksda TNI Dadi Hartanto pada pembukaan NTNT menyampaikan ucapan terima kasih kepada VPN atas komitmennya dalam menyelenggarakan pertemuan bilateral ini di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, kedua Angkatan Laut sepakat untuk saling mendukung dalam forum pertemuan-pertemuan di tingkat internasional, termasuk mendukung proposal VPN menjadi anggota East Asia Hydrographic Commission (EAHC) dengan tetap mengikuti ketentuan dalam statuta EAHC dan mendukung TNI AL sebagai penyelenggara ASEAN Naval Chief Meeting (ANCM) 2022.

“Vietnam dan Indonesia merupakan negara tetangga dengan sejarah hubungan diplomatik yang terjalin lama. Oleh sebab itu, TNI Angkatan Laut dan VPN harus saling bahu membahu dalam mengamankan perairan negara masing-masing dan perairan regional berdasarkan rasa saling percaya, dan menghormati,” tuturnya.

Forum ini merupakan wujud aplikasi peran TNI AL dalam bidang diplomasi sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI dan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dalam Rapat Pimpinan TNI AL 2021 yaitu meningkatkan diplomasi TNI AL.

Dalam kegiatan tersebut, Asops Kasal didampingi Paban V Straops dan Diplomasi Sopsal, Kolonel Laut (P) Bambang Dharmawan beserta Perwira Staf. Sedangkan pihak VPN bertindak selaku HoD adalah Deputy Chief of Staff, Rear Admiral Pham Khac Luong beserta Perwira Staf VPN. Selain itu hadir pula dalam kegiatan ini perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, Puskersin TNI, serta Atase Pertahanan RI di Hanoi, Vietnam. (YAS)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.