Naik Pangkat, Lima Kolonel TNI AL Resmi Pecah Bintang

Jakarta, IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakil KSAL) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, menerima laporan korps kenaikan pangkat lima perwira menengah (pamen) TNI AL menjadi perwira tinggi (pati) di Mabesal, Jakarta, Senin (7/11).
Heri menjelaskan, kelima perwira menengah tersebut naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula, yakni dari kolonel menjadi laksamana pertama (laksma) atau perwira tinggi bintang satu.
"Sebelumnya, lima perwira tinggi TNI AL tersebut melaksanakan laporan kenaikan pangkat bersama 22 pati TNI AD dan 10 pati TNI AU yang dipimpin Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Mabes TNI, Jakarta," jelas Heri dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (8/11).

Kelima perwira tinggi tersebut adalah Inspektur I Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan Laksamana Pertama Birawa Budijuwana yang sebelumnya menjabat Sahli Koarmada II, Direktur Penelitian dan Pengembangan Kamla pada Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Bakamla Laksamana Pertama Daruprajogo yang sebelumnya sebagai Pamen Sahli Polnas Sahli KSAL.
Kemudian, Pati Sahli KSAL Bidang Iptek Laksma Nelson Edwin Delanova yang sebelumnya menjabat Pamen Sahli Bidang Geodemo Sahli KSAL, Kaskogartap III Surabaya Brigjen (Mar) Harry Indarto yang sebelumnya menjabat Komandan Brigif 4 Marinir/BS Lampung, dan Danguskamla Koarmada III Laksamana Pertama Tunggul yang sebelumnya sebagai Asops Pangkoarmada II.
Baca: Wakil KSAL: Optimalisasi Kekuatan TNI AL Harus Selaras dengan Pembangunan Nasional
"Para perwira yang mendapat tugas dan tanggung jawab baru itu bagian dari 110 perwira menengah, maupun perwira tinggi yang dipindahtugaskan," ujar Heri.
Pemindahan tugas ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/940/IX/2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia, tertanggal 28 September 2022. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































