HANKAM

Mutasi 42 Pati TNI AU: Pejabat Asintel KSAU dan Pangkodau II Berganti

Swa Bhuwana Paksa
Ilustrasi logo Swa Bhuwana Paksa TNI AU. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM – Sebanyak 42 perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU), termasuk Asisten Intelijen (Asintel) KSAU dan Panglima Komando Operasi Udara (Pangkodau) II, dimutasi dan dirotasi oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

“Marsda TNI Mochammad Untung Suropati, yang sebelumnya menjabat sebagai Asintel KSAU, kini mengemban amanah sebagai Panglima Komando Operasi Udara (Pangkodau) II, menggantikan Marsda TNI Deni Hasoloan Simajuntak yang dipercaya sebagai Askomlek KSAU,” tulis siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI dikutip Kamis (25/12).

Melansir berbagai sumber, Marsda TNI Mochammad Untung Suropati dan Marsda TNI Deni Hasoloan Simajuntak merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1994. Keduanya berasal dari Korps Penerbang TNI Angkatan Udara.

Baca Juga: Lanud Husein Sastranegara dan Warga Bandung Kumpulkan 3 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Bencana Sumatra

Sebelum didapuk sebagai Pangkodau II, Marsda TNI Untung pernah menempati posisi sebagai Komandan Lanud Iswahjudi, Kaskoopsud III, Waasops KSAU, dan Asintel KSAU.

Sementara itu, sejumlah jabatan yang pernah diemban oleh Marsda TNI Deni Hasoloan antara lain Kepala Staf Komando Operasi Udara I, Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, serta Pangkodau II.

Keputusan mutasi dan rotasi tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Baca Juga: TNI Buka Akses Jalan Terdampak Bencana di Agam, Pemulihan Pascabencana Terus Dipercepat

Selain 42 Pati TNI AU, kebijakan yang sama juga berlaku kepada 109 Pati TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan 36 Pati TNI Angkatan Laut (TNI AL), sehingga total Pati yang dirotasi pada periode tersebut sebanyak 187 orang.

"Rotasi jabatan ini bukan sekadar proses administratif, melainkan wujud pembinaan karier yang berorientasi pada peningkatan profesionalisme dan kesiapan satuan. Melalui regenerasi kepemimpinan, TNI memastikan setiap lini dipimpin oleh sosok yang tangguh, responsif, serta mampu menjawab tantangan zaman," ujar Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.