HANKAM

Momen Taifib TNI AL dan Marinir Korsel Latihan Taktik Tim di Sentul

Prajurit Denipam 1 Marinir
Prajurit Denipam 1 Marinir dan pasukan khusus Marinir Korsel (ROKMC) bermanuver dalam latihan taktik satuan kecil di PMPP TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/8). (Foto: Dok. Pasmar 1)

Jakarta, IDM – Prajurit Detasemen Intai Para Amfibi (Denipam) 1 Marinir bersama Batalion Intai Khusus ke-3 Marinir Korea Selatan (ROKMC) menggelar simulasi taktik satuan kecil (small unit tactics) di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/8). Agenda ini merupakan kelanjutan dari rangkaian latihan bersama ROK-INDO MARINEX 2026.

Latihan lapangan tersebut menitikberatkan pada keselarasan manuver regu agar prajurit makin padu saat mengambil keputusan cepat di tingkat unit.

Komandan Denipam 1 Marinir Letkol (Mar) Aris Moko mengingatkan prajurit untuk menjaga disiplin penuh selama menjalankan skenario tempur regu.

Baca Juga: Seskab Teddy Apresiasi Aksi Heroik Dua Prajurit TNI AD

"Prajurit harus mengikuti latihan ini secara serius, disiplin, dan bertanggung jawab sebagai wujud profesionalisme prajurit pasukan khusus Korps Marinir," kata Aris, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Sabtu (22/8).

Prajurit Denipam 1 Marinir
Pasukan khusus Marinir TNI AL dan Korsel mengintai posisi musuh dari balik semak belukar saat simulasi taktik tempur regu. (Foto: Dok. Pasmar 1)

Aris menerangkan, sesi ini sekaligus menjadi ajang saling bertukar pengalaman tempur demi memperkuat kekompakan antara prajurit Korps Marinir TNI AL dan Korea Selatan di medan operasi.

Latihan bersama ROK-INDO MARINEX 2026 merupakan kerja sama militer perdana yang mempertemukan pasukan intai amfibi kedua negara di Indonesia. Latihan bilateral ini mengerahkan 84 personel berkualifikasi khusus, mencakup 70 prajurit Denipam 1 Marinir dan 14 personel ROKMC yang dipimpin Mayor Kwon.

Baca Juga: Ini Jenis Senjata Api yang Didapat Satgas Yonarmed Nanggala di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Kadispen Kormar) Kolonel (Mar) Rana Karyana sebelumnya menyampaikan, rangkaian latihan dipusatkan di PMPP TNI Sentul dan Lanudal Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Ke depan, agenda ini disiapkan bergulir rutin setiap tahun secara bergantian di Indonesia dan Korea Selatan.

Selain taktik unit kecil, kedua pasukan elite turut mengasah kemampuan pertolongan pertama korban perang (tactical combat casualty care), pertempuran jarak dekat (close quarter battle), menembak reaksi (combat marksmanship), serta terjun tempur (military free fall) yang diakhiri dengan latihan berganda (full mission profile).

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.