Momen Sakral, Ratusan Siswa Kibarkan Merah Putih di Puncak Jaya

Jakarta, IDM – Momen sakral pengibaran Bendera Merah Putih terjadi di Bukit Natal di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya. Ini adalah pengibaran bendera yang menjadi catatan sejarah kecil yang sarat makna. Terlihat ratusan siswa, masyarakat, prajurit TNI-Polri bahu membahu memeriahkan momen ini.
Dilansir dari keterangan Dispenad, Selasa (19/8) hamparan hijau hutan Papua yang membentang luas menjadi latar ketika bendera pusaka itu berkibar gagah dihembus angin. Penghormatan serentak, lantunan Indonesia Raya, dan kibaran merah putih di langit biru Puncak Jaya menghadirkan suasana haru. Di tengah wilayah yang masih sering diidentikkan dengan isu separatisme, hadirnya Merah Putih di puncak bukit menjadi pesan kuat tentang persatuan dan kedaulatan negara.
Baca Juga: Cegah Perompakan Bersenjata, Bakamla RI Terima Kunjungan MARSEC Command Republic of Singapore Navy
Dansatgas Yonif 112/DJ, Letkol Inf Fiska Bagus Tri Sunaryanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya perayaan simbolis, melainkan penguatan semangat kebangsaan di hati masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan keakraban antara TNI dengan warga Distrik Ilu yang berada di Pos Ilu, Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah,” ujarnya.

Pengibaran bendera yang dipimpin Wadan Satgas Yonif 112/DJ, Kapten Inf Purbo Sasongko, berlangsung khidmat. Para siswa berdiri tegap dengan seragam sekolah mereka, sementara para orang tua menatap dengan bangga, karena bisa bersama-sama menyelami makna kemerdekaan dengan prajurit TNI AD dan generasi penerus bangsa.

Masyarakat pun menyambut dengan sukacita. Salah satu tokoh warga Distrik Ilu, Kotati Gire (52), mengungkapkan rasa syukurnya atas kedekatan TNI dengan rakyat.
Baca Juga: TNI AD Bangun 158 Unit Rumah untuk Masyarakat dan Bagikan 40 Ton Beras Murah
“Terima kasih kepada bapak TNI khususnya Pos Ilu Satgas Yonif 112 yang selalu dekat dengan masyarakat Papua, dan selalu berada di tengah-tengah kami. Dengan adanya bapak-bapak TNI di kampung kami, aktivitas warga lebih aman dan nyaman,” ungkapnya antusias.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa nasionalisme tidak hanya hidup di pusat-pusat kota besar, tetapi juga tumbuh subur di tanah Papua, di antara gunung-gunung yang menjulang dan masyarakat yang menjaga tradisi mereka. Dengan kebersamaan, rasa cinta tanah air terus dipupuk, dan Merah Putih tetap berkibar sebagai simbol harapan, kedamaian, serta persatuan bangsa. (rr)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































