Momen Presiden Prabowo Didampingi Panglima TNI Tinjau Program KKRI di Lanud Halim Perdanakusuma

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menyempatkan meninjau program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (27/9).
Peninjauan itu dilakukan setelah kunjungan Prabowo ke empat negara. Setibanya di Halim, Presiden memberikan semangat kepada para peserta KRRI.
“Mendampingi Bapak Presiden RI meninjau kegiatan bela negara Korps Kadet Republik
Indonesia (KKRI) yang diikuti 1.755 siswa SMK se-Jabodetabek dan Subang, bertempat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, 27 September 2025,” kata Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/9).
Baca Juga: Dalam Sepekan TNI Sita dan Musnahkan Senpi hingga Narkoba, Ini Jumlahnya
Panglima Agus menyebutkan, kehadiran Presiden Prabowo menjadi penyemangat
tersendiri bagi para peserta yang tengah mengikuti rangkaian kegiatan KKRI.
“Melalui program ini, generasi
muda diajak untuk menanamkan nilai kebangsaan, bela negara, memperkuat karakter, dan memupuk jiwa nasionalisme demi menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan,” kata Panglima TNI.
Dalam kesempatan itu, Agus juga meninjau kegiatan perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) para peserta KKRI.

Adapun gelombang pertama KKRI digelar pada 19-21 September 2025, diikuti oleh pelajar SMK binaan dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, dan Subang.
Gelombang kedua dilaksanakan pada 26–28 September 2025. Program ini melibatkan dukungan penuh dari satuan-satuan TNI seperti Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Komando Cadangan Strategis TNI AD (Kostrad), Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya, Pasukan Marinir (Pasmar) I, Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Lanud Halim Perdanakusuma, hingga Lanud Kalijati.
Baca Juga: Pangdam XVII/Cenderawasih Tekankan Nasionalisme dan Kepemimpinan ke Siswa di Jayapura
Program KKRI merupakan bagian dari implementasi Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) sebagaimana diamanatkan Pasal 30 ayat (1) UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.
Program KKRI dirancang untuk menumbuhkan semangat patriotisme, memperkuat disiplin, serta membentuk generasi muda yang cinta Tanah Air dan siap mengabdi bagi bangsa.
Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapat pembekalan berupa pengetahuan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, sejarah perjuangan bangsa, kepemimpinan berwawasan bela negara, serta keterampilan dasar kedisiplinan. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































