Momen Prajurit TNI AD Tetap Gelar Upacara Meski Diguyur Debu Vulkanik

Jakarta, IDM – Sebuah momen tidak biasa terjadi saat gelaran upacara Bendera Hari Senin di lingkungan Kodam Jaya/Jayakarta, Senin (7/9). Meski aktivitas pagi itu diwarnai debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, seluruh rangkaian upacara tetap berlangsung tertib dan penuh penghormatan di Lapangan Jayakarta, Cawang, Jakarta Timur.
Baca Juga: Tingkatkan Kemampuan Tempur, TNI Latihan Tembak dengan Personel AS, India, dan Selandia Baru
Dilansir keterangan Penkodam Jaya/Jayakarta, tampak suasana apel berjalan tetap khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kajasdam Jaya/Jayakarta memimpin jalannya upacara yang diikuti oleh personel Kodam Jaya/Jayakarta dari berbagai golongan kepangkatan, mulai dari Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), Bintara, Tamtama, hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Dengan tetap memperhatikan kondisi di lapangan, seluruh personel mengikuti setiap tahapan upacara dengan tertib, sebagai wujud penghormatan terhadap bendera Merah Putih sekaligus penguatan jiwa nasionalisme dan disiplin prajurit," tulis keterangan Kodam Jaya/Jayakarta.
Dijelaskan pelaksanaan upacara di tengah kondisi tersebut menjadi gambaran nyata komitmen personel Kodam Jaya/Jayakarta untuk senantiasa menjaga kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas, termasuk ketika menghadapi situasi lingkungan yang tidak biasa.
Baca Juga: Tingkatkan Kemampuan Tempur, TNI Latihan Tembak dengan Personel AS, India, dan Selandia Baru
"Kekhidmatan upacara juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan seluruh personel Kodam Jaya/Jayakarta. Perbedaan kondisi dan tantangan yang dihadapi tidak menjadi penghalang untuk tetap menjalankan tradisi dan kewajiban sebagai bagian dari institusi TNI Angkatan Darat," tutup Kodam Jaya/Jayakarta.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































