HANKAM

Modernisasi Persenjataan, Marinir Uji Tembak Senapan Mesin Granat MK2

Uji Coba Kemampuan Tembak Senapan AGL MK2.
Korps Marinir melakukan uji coba kemampuan tembak senapan mesin granat (AGL) MK2, di Sukabumi, Senin (24/2). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM – Korps Marinir melalui tim uji Laboratorium Induk Senjata (Labinsen) TNI AL melakukan uji coba kemampuan tembak senapan mesin granat atau automatic grenade launcher (AGL), di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 6 Antralina, Sukabumi, Senin (24/2).

Kegiatan tersebut ditinjau oleh Asisten Logistik Komandan Korps Marinir (Aslog Dankormar) Kolonel (Mar) Akhiyar Meideri, didampingi Komandan Puslatpurmar 6 Antralina Mayor (Mar) Ringga Widyatama beserta pejabat Dinas Senjata dan Elektronika TNI AL (Dissenlekal) dan PT Deo Sinergi Teknologi.

Baca Juga: TNI Wujudkan Mimpi Warga 39 Tahun Ingin Punya Jembatan Penghubung

Akhiyar mengatakan, kegiatan uji coba senapan mesin granat merupakan bagian dari upaya Korps Marinir dalam memperkuat dan memodernisasi sistem persenjataan yang dimiliki.

"Uji coba ini bertujuan memastikan senjata AGL MK2 diadakan sesuai dengan standar operasional dan dapat diandalkan dalam situasi tempur," kata Akhiyar, dikutip dari keterangan Dispen Kormar.

Uji Coba Kemampuan Tembak Senapan AGL MK2.
(Foto: Dok. Dispen Kormar)

Uji coba senjata, lanjutnya, diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kemampuan senapan mesin granat MK2 yang baru dilakukan pengadaan.

Baca Juga: Bakamla Kenalkan Kapal Patroli kepada Warga Pesisir Cilegon

"Serta diharapkan AGL MK2 ini dapat memperkuat kepercayaan diri prajurit Marinir dalam penggunaan senjata tersebut di lapangan," lanjutnya.

Menurutnya, pengadaan dan uji coba senjata baru ini menjadi salah satu langkah strategis dalam rangka mendukung kesiapan tempur Marinir yang sejalan dengan visi TNI AL untuk terus mengembangkan teknologi dan persenjataan modern untuk menjaga kedaulatan negara. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.