HANKAM

Misi Pegase 2026, Rafale hingga A400M Angkatan Udara Prancis Singgah di Lanud Halim Perdanakusuma

Pesawat tempur Rafale
Pesawat tempur Rafale Angkatan Udara Prancis yang dikerahkan dalam Misi Pegase 2026. (Foto: Dok. Instagram @lanud_halim_perdanakusuma)

Jakarta, IDM – Sejumlah pesawat Angkatan Udara dan Antariksa Prancis (French Air and Space Force), yakni Rafale, A400M, dan A330 MRTT, singgah di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (20/9).

Kedatangan beragam alat utama sistem persenjataan (alutsista) Angkatan Udara Prancis itu merupakan bagian dari Misi Pegase 2026 yang berlangsung pada 8 September hingga 15 Oktober 2026. Dalam rangkaian misi tersebut, delegasi Prancis berada di Jakarta pada 20–25 September 2026.

Kedatangan delegasi Angkatan Udara Prancis di Jakarta disambut langsung oleh Asops KSAU Marsda TNI Suliono dan sejumlah jajaran pejabat TNI Angkatan Udara (TNI AU). Sebagai pangkalan yang menjadi titik persinggahan pesawat-pesawat Prancis, Lanud Halim Perdanakusuma turut memastikan kesiapan unsur pendukung selama misi berlangsung.

Baca Juga: Stand Paling Unik di TNI Fair, Ada Rias Gratis untuk Pengunjung Wanita

“Sebagai salah satu pangkalan utama TNI AU, Lanud Halim Perdanakusuma memastikan seluruh unsur pendukung siap melaksanakan tugas, sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan dan persahabatan antara Indonesia dan Prancis,” ungkap Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman dikutip dari unggahan Instagram @lanud_halim_perdanakusuma, Senin (21/9).

Pesawat A330 MRTT
Pesawat A330 MRTT Angkatan Udara Prancis yang dikerahkan dalam Misi Pegase 2026. (Foto: Dok. Instagram @lanud_halim_perdanakusuma)

Misi Pegase tidak hanya menunjukkan kemampuan Prancis dalam memproyeksikan kekuatan udara hingga ke berbagai kawasan, tetapi juga menegaskan komitmennya terhadap kebebasan navigasi.

"Tujuan pelaksanaan (Pegase) edisi 2026 ini cukup jelas, yakni menyampaikan pesan strategis, memperkuat kerja sama, serta menegaskan kembali kedaulatan Prancis atas seluruh wilayah seberang lautnya (DROM-COM). Misi tahun ini pada dasarnya merupakan sebuah operasi berskala penuh," tulis Angkatan Udara Prancis dalam media kit Pegase 2026, dikutip Senin (21/9).

Baca Juga: TNI Fair 2026, Panglima TNI Ikut Distribusikan Makanan Gratis dan Cek Bakti Kesehatan Secara Daring

Untuk menjalankan misi tersebut, Prancis mengerahkan sebanyak 300 personel, empat pesawat tempur Rafale, tiga pesawat tanker A330 Phoenix, dan dua pesawat angkut A400M Atlas. Seluruh kekuatan tersebut akan menempuh perjalanan lebih dari 40.000 kilometer dalam waktu sekitar 40 hari.

Dalam tiga edisi terakhir di kawasan Pasifik, Misi Pegase di Indonesia turut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kedua negara, membangun rasa saling percaya, serta memperkuat kerja sama dalam mendukung stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Hal tersebut semakin relevan karena kini Indonesia sudah mengoperasikan pesawat angkut strategis A400M dan pesawat tempur Rafale yang telah masuk ke jajaran kekuatan TNI Angkatan Udara masing-masing pada akhir 2025 dan pertengahan 2026. Kesamaan jenis alutsista tersebut menjadi landasan kuat bagi kedua angkatan udara untuk meningkatkan interoperabilitas.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.