Misi Kemanusiaan Berlanjut, Pesawat TNI AU Lakukan Dropping Bantuan ke Wilayah Ankara

Jakarta, IDM - Pengiriman bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia untuk masyarakat korban gempa bumi Turki, yang dilakukan oleh pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah berhasil mencapai titik pertama yakni Bandara Adana, Turki, Minggu (12/2) pagi, waktu setempat.
Dalam misi kali ini, TNI AU mengerahkan dua pesawat yakni pesawat Boeing 737-400 dengan tail number A-7308 dan pesawat C-130 Hercules dengan nomor ekor A-1326 yang diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (11/2).
Secara teknis, pengiriman bantuan ini dilakukan pada dua titik, yakni di Bandara Adana dan Ankara, Turki.

Usai menurunkan personel dan bantuan logistik di Bandara Adana, pesawat Boeing 737-400 A-7308 Skadron Udara 17 langsung terbang kembali menuju tanah air. Boeing milik TNI AU ini akan menempuh rute penerbangan Adana - Abu Dhabi, Chennai - Lanud Sim - Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarra.
"Pesawat C-130 A-1326 Skadron Udara 32 kembali melanjutkan misi penerbangan untuk menyalurkan bantuan logistik untuk korban becana gempa Turki dan Suriah," demikian dikutip dari keterangan Dispenau yang diterima redaksi IDM, Senin (13/2).
Pesawat Hercules tersebut akan menempuh rute Adana - Etismegut - Kahramanmaras - Etismegut - Kahramanmaras - Ankara.
Baca: Kolaborasi Terjun Payung Prajurit Kopassus dan Brigif di HUT Kavaleri Ke-73 Kavaleri
Batuan yang dikirim ke lokasi pendistribusian kedua meliputi tenda, sepatu booth, selimut, makanan, dan obat-obatan.
Secara keseluruhan, bantuan logistik tahap pertama tersebut mencapai 11 ton lebih. Rencananya, bantuan ini akan disusul dengan bantuan tahap selanjutnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































