HANKAM

Misi Kemanusiaan Aceh-Sumatra, TNI AU Salurkan 600 Ton Bantuan untuk Masyarakat Terdampak

Pesawat Hercules A-1331
Pesawat Hercules A-1331 yang dikerahkan oleh TNI AU untuk mengangkut bantuan ke wilayah terdampak bencana. (Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah membantu mendistribusikan sebanyak 600 ton bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Ratusan ton bantuan tersebut diangkut dengan menggunakan beragam alat utama sistem persenjataan (alutsista), mulai dari pesawat A400M, C-130J Super Hercules, C-130 Hercules, CN-295, C-212, hingga helikopter EC-725/H225M.

Baca Juga: Pengibaran Bendera GAM, TNI Utamakan Pendekatan Dialog

“Keterlibatan TNI AU dalam penyaluran bantuan ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung upaya pemerintah menangani dampak bencana serta membantu percepatan pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak,” tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya dikutip Jumat (26/12).

Bantuan kemanusiaan
Bantuan kemanusiaan yang dalam proses loading ke dalam pesawat untuk didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh-Sumatra. (Foto: Dok. Dispenau)

Pada operasi terbaru, TNI AU mengerahkan tiga pesawat C-130 Hercules dengan nomor registrasi A-1331, A-1342, dan A-1332. Ketiga pesawat tersebut membawa bantuan seberat total 23.645 kilogram yang terdiri atas tenda lapangan, obat-obatan, serta bahan pangan.

Baca Juga: Yonkesau Beri Pelayanan Kesehatan Pascabencana di Aceh Tamiang

Penyaluran bantuan logistic dilakukan melalui operasi angkutan udara dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju sejumlah pangkalan udara dan bandara di wilayah terdampak, yang meliputi Lanud Soewondo (Medan), Lanud Sutan Sjahrir (Padang), Bandara Sibolga, Lanud Roesmin Nurjadin (Pekanbaru), Bandara Lhokseumawe, serta Bandara Rembele.

“Bantuan yang tiba di masing-masing lokasi selanjutnya didistribusikan ke daerah-daerah terdampak banjir bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, guna memastikan bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” jelas Dispenau. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.