Miniatur Ranpur Hingga Seragam TNI Dipamerkan di ITTP Kamboja

Jakarta, IDM - TNI melalui Atase Pertahanan Indonesia untuk Kamboja ikut meramaikan pameran Indonesian Trade and Tourism Promotion (ITTP) ke-14 di Phnom Penh, Kamboja, beberapa waktu lalu.
Mengutip keterangan Puspen Jumat (11/8), TNI bekerja sama dengan industri pertahanan mengenalkan dan mempromosikan alustsista buatan anak bangsa. Sejumlah miniatur kendaraan tempur (ranpur) pun dihadirkan di bilik pameran (booth) yang diinisiasi oleh Atase Pertahanan Phnom Penh Kolonel Cpm Moch Rizal.
Baca Juga: Personel Yonko 464 Kopasgat Ikuti Pelatihan Penanggulangan Kerusakan Runaway dengan US PACAF
Rizal merinci, beberapa miniatur ranpur yang ditampilkan adalah Taktis Anoa 6x6, Komodo 4x4, hingga Panser 8x8 buatan PT Pindad. Selain itu, stand tersebut juga menyertakan profil Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung dalam DEFEND ID.
"Stand TNI juga menampilkan pameran seragam TNI pasukan Khusus TNI yaitu seragam loreng darah mengalir Kopassus, Marinir, dan Kopasgat," tulis keterangan tersebut.
Baca Juga: TNI AU Gelar Latihan Uji Kesiapan Operasional Tahun 2023
ITTP merupakan kegiatan promosi terpadu yang secara rutin dilakukan setiap tahun, sejak 2006, oleh KBRI Phnom Penh. Selain menyajikan informasi kecanggihan alutsista TNI, perhelatan ini juga mempromosikan budaya dan wisata Indonesia. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































