Militer Singapura Sambangi Pussenif, Bahas Latma dan Pencegahan Konflik

Jakarta, IDM – Delegasi Divisi Infanteri Ke-9 Angkatan Darat Singapura yang dipimpin oleh Brigadier General Wong Shi Ming bersama 4 orang delegasi mengunjungi Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), Senin, (8/7).
Menurut Danpussenif Letjen TNI Teguh Muji Angkasa, kunjungan ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi korps infanteri. Ia pun berharap dapat semakin meningkatkan kerja sama militer antara angkatan darat indonesia-singapura.
Baca Juga: Pesawat TNI AL Gelar Patroli Maritim Perdana di Perairan Papua
"Kami mendiskusikan beberapa hal kerja sama militer Indonesia-Singapura dalam menciptakan stabilitas keamanan, mencegah konflik, mewujudkan hubungan persahabatan yang saling menghormati serta untuk meningkatkan profesionalisme prajurit kedua negara dengan prinsip kesetaraan, penghormatan terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah dan hukum internasional," kata Danpussenif dalam keterangannya dikutip, Senin, (8/7).
Lebih lanjut dalam pertemuan ini juga dibahas tantangan tugas dan perkembangan korps infanteri ke depan.
Baca Juga: KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat Tujuh Pati TNI AU
"Bagaimana meningkatkan profesionalisme prajurit infanteri dengan mengadakan latihan bersama demi memperkuat kerja sama militer guna membangun kepercayaan, mencegah konflik, membantu memelihara keamanan dan perdamaian di kawasan," kata Danpussenif. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































