Miliki Komitmen Tinggi terhadap Keselamatan Terbang dan Kerja, Enam Satker TNI AU Raih Penghargaan

Jakarta, IDM – Sebanyak enam satuan kerja (satker) di jajaran TNI Angkatan Udara (TNI AU) memperoleh penghargaan “Safety Awards Tahun 2024” atas komitmen tinggi mereka terhadap faktor keselamatan terbang dan kerja dalam setiap pelaksanaan tugas.
Keenam satker peraih penghargaan tersebut adalah Lanud Atang Sendjaja; Depo Pemeliharaan (Depohar) 30; Skadron Udara 31; Skadron Teknik 042; Batalyon Komando 465 Kopasgat; dan Satuan Radar 212.
Baca Juga: Pitch Black 2024, Lima Personel TNI AU Raih Penghargaan dari Angkatan Udara Australia
Penghargaan diberikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono kepada para perwakilan satker saat acara “Seminar Nasional dan Safety Awards TNI AU Tahun 2024” yang digelar di Gedung Puri Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (1/8).

“Pemberian penghargaan merupakan apresiasi TNI AU kepada satuan yang memiliki komitmen tinggi terhadap faktor keselamatan terbang dan kerja dalam setiap pelaksanaan tugas,” tulis TNI AU dalam keterangan resminya dikutip Sabtu (3/8).
Proses penilaian bagi satuan-satuan TNI AU ini dilakukan oleh Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI AU (Puslaiklambangjaau).
Baca Juga: Taruna Akademi TNI dan Akpol Gelar Pendidikan Bersama Tiga Bulan
Adapun aspek materi yang dinilai pada safety awards tahun ini meliputi aspek perencanaan keselamatan terbang dan kerja (lambangja); aspek pelaksanaan lambangja; aspek inovasi dan kreatifitas lambangja; serta aspek output atau pencapaian lambangja satuan.
Penghargaan "Safety Awards" diharapkan dapat menjadi motivasi bagi satuan-satuan TNI AU untuk terus meningkatkan budaya keselamatan terbang dan kerja dalam rangka mewujudkan TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis). (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































