HANKAM

MILAT Tour 2025, Lanud Adisutjipto Pererat Hubungan dengan Atase Militer Negara Sahabat

Lanud Adisutjipto
Lanud Adisutjipto menerima kunjungan 18 Atase Militer negara sahabat yang mengikuti program MILAT Tour 2025. (Foto: Dok. Instagram @lanud_adisutjipto_yogyakarta)

Jakarta, IDM – Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto beserta jajaran menerima kunjungan 18 Atase Militer sejumlah negara sahabat, Rabu (17/9).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Military Attache (MILAT) Tour 2025 yang menjadi program tahunan Staf Intelijen (Sintel) TNI.

Asintel TNI Mayjen TNI Krido Pramono menjelaskan, program tersebut bertujuan untuk memfasilitasi para Atase Militer yang terakreditasi di Indonesia untuk mengenal lebih dekat dengan satuan-satuan TNI.

Baca Juga: TNI AD Bantah Bentuk Unit Baru untuk Patroli di Tingkat RT dan RW

Selaras dengan tujuan itu, program yang sama juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada mereka.

Program Military Attache
Program Military Attache (MILAT) Tour 2025 yang digelar di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta. (Foto: Dok. Instagram @lanud_adisutjipto_yogyakarta)

Komandan Lanud Adisutjipto mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini dan berharap TNI dapat mempererat persahabatan serta kerja sama dengan para Atase Militer.

“Para Atase Militer juga mendapatkan gambaran tentang tugas dan tanggung jawab satuan Korem 072/Pmk, Lanal Yogyakarta dan Lanud Adisutjipto,” ungkap Marsma TNI Toto dikutip dari keterangan Penerangan Lanud Adisutjipto, Kamis (18/9).

Baca Juga: Soal Rencana Pembelian Jet Tempur J-10 Cina, Kemhan: Masih Dikaji TNI AU

Sementara itu, Dean of Military Attache menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran TNI di Yogyakarta.

“Kami berharap dapat terus mempelajari lebih banyak mengenai satuan yang Bapak pimpin serta mempererat tali persahabatan antara militer kita,” ujarnya. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.