Menteri Pertahanan China Minta AS Stop Ikut Campur

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan China Wei Fenghe dalam pidato Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Keamanan Dialog Shangri-La, Singapura, Minggu (12/6), menyinggung hubungan China dan Amerika Serikat (AS) yang terus memanas.
Wei menegaskan, China hanya mencari perdamaian dan stabilitas, bukan agresor. Menurutnya, tuduhan yang dilontarkan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin, yakni pendekatan China sangat koersif dan agresif terhadap klaim teritorial, hanya menebarkan benih-benih perpecahan.
“Kami meminta pihak AS stop mencoreng dan membendung China. Berhenti ikut campur urusan dalam negeri China,” tegas Wei dikutip dari Reuters, Senin (13/6).
Wei mengatakan, keputusan berada di tangan AS untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua negara tersebut agar kembali baik dan akur serta juga meminta AS memperkuat solidaritas dan menentang konfrontasi.
“Hubungan bilateral tidak bisa ditingkatkan kecuali pihak AS bisa melakukan hal itu,” kata Wei.
Sebelumnya, Austin yang juga hadir dalam forum internasional itu mengungkapkan, terjadinya peningkatan yang mengkhawatirkan dari sejumlah pesawat dan kapal milik China, salah satunya di wilayah Taiwan yang diklaim Beijing adalah miliknya.
Austin juga menambahkan, pihak AS akan mendukung para sekutunya, termasuk Taiwan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































