Menjaga Objek Vital Strategis, Tugas Sepanjang Masa TNI

Jakarta, IDM - Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsekal Muda TNI Kusworo, mengatakan tugas menjaga objek vital strategis adalah tugas sepanjang masa TNI, karena objek vital strategis ialah sasaran yang tergolong dalam Central of Gravity (COG).
Hal tersebut disampaikan Kusworo saat memberikan evaluasi performa dan pembekalan terhadap penugasan prajurit TNI di lingkungan PT Pertamina (Persero) wilayah Sumatra, di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (20/10).
"Berdasarkan hal tersebut, keberadaan PT Pertamina (Persero) harus selalu dipastikan dalam keadaan aman dan sangat dibutuhkan oleh negara," ujar Kusworo, dikutip keterangan Puspen TNI, Jumat (21/10).
Kusworo menyampaikan, penugasan prajurit TNI aktif di luar struktur TNI ialah tindak lanjut dari UU nomor 34 tahun 2004 tentang TNI yang mempunyai tugas pokok, yakni menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
"Tugas tersebut dilaksanakan melalui Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), di mana terdapat satu klausul dalam OMSP, yakni mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis," kata Kusworo.
Kusworo juga menegaskan, sesuai Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani antara TNI dan PT Pertamina (Persero), TNI siap mendukung PT Pertamina (Persero) dalam bentuk pengamanan objek vital nasional yang mana sangat penting bagi lancarnya distribusi energi di Indonesia.
Lebih lanjut, Kusworo mengungkapkan hasil evaluasi menunjukkan kerja sama ini sangat membantu dan bermanfaat bagi kedua belah pihak dalam rangka melaksanakan fungsinya masing-masing.
"Bagi prajurit TNI yang sedang melaksanakan penugasan agar tetap berpedoman kepada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Junjung tinggi sikap dan kehormatan prajurit di manapun ditugaskan termasuk di PT Pertamina (Persero)," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































