HANKAM

Menhan Sjafrie Ungkap Empat Hal untuk Menjadi TNI Milenial

Pasis Pendidikan Dikreg LV Sesko TNI
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan kuliah umum ke para Pasis Pendidikan Dikreg LV Sesko TNI TA 2026, 22 Mei 2026. (Foto: Dok. Humas Sesko TNI)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memberikan kuliah umum ke para Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LV Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI TA 2026 di Gedung Graha Widya Adibrata Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/5).

Dalam kuliah umum tersebut, Menhan Sjafrie menyampaikan sejumlah pokok pembahasan strategis, salah satunya tantangan menjadi TNI milenial.

Baca Juga: Di Hadapan Pasis Sesko, Menhan Sjafrie Jabarkan Arah Pembangunan Kekuatan TNI

Sjafrie mengatakan, untuk membentuk karakter TNI milenial, terdapat empat hal utama yang harus diperhatikan.

Pertama, TNI harus unggul dan berkualitas. Kedua, TNI harus memiliki martabat dan integritas. Ketiga, TNI harus memiliki kompetensi tinggi.

“Keempat, TNI harus mampu memajukan bangsa serta menjamin kelangsungan negara,” kata Sjafrie, dikutip dari siaran pers Penerangan Sesko TNI, Sabtu (23/5).

Sjafrie juga mengatakan bahwa setiap pemimpin harus mampu memberikan arahan, membangun kepercayaan, mengambil keputusan, memikul risiko, serta bertanggung jawab atas setiap konsekuensi dari keputusan yang diambil.

Baca Juga: TNI AL dan Italia Bicarakan Integrasi Teknologi Siber Bawah Laut

Menhan RI menekankan tiga nilai utama yang harus dimiliki setiap perwira TNI, yakni kepemimpinan dan integritas, loyalitas kepada negara, serta kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi setiap tantangan tugas.

Selain tantangan menjadi TNI milenial, Sjafrie juga membahas strategi pertahanan negara, Perisai Trisula Nusantara beserta penjabaran konsep, patriotisme, nasionalisme dan profesionalisme, prinsip tata kelola negara, nilai kepemimpinan, hingga konsep ultima ratio. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.