HANKAM

Menhan Sjafrie Tinjau Yon TP di Garut dan Indramayu

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) menerima lukisan dirinya dari Brigif TP 34/Cakra Buana dan Yonif TP 889/GW. (Foto: Dok. Tim Media SS)

Jakarta, IDM – Menjaga kedaulatan negara merupakan tugas setiap prajurit. Tugas tersebut tidak hanya terbatas pada wilayah penugasan semata, tetapi mencakup seluruh kepentingan nasional Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat mengunjungi Brigif TP 34/Cakra Buana dan Yonif TP 889/Gagak Winangsih di Indramayu. Menhan kemudian melanjutkan kunjungannya ke Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut, Rabu (22/4).

Baca Juga: Latihan Berganda, Prasis Semaba PK TNI AU A-57 Asah Kemampuan Bertahan Hidup di Hutan

“Prajurit TNI berasal dari rakyat, dibesarkan oleh rakyat, dan pada hakikatnya harus mengabdi sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Indonesia dengan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” pesan Menhan Sjafrie ke seluruh prajurit.

Prajurit, lanjutnya, harus terus memegang Sapta Marga dan Sumpah Prajurit sebagai kompas moral, ideologi, dan pengabdian. Selain itu, pentingnya meningkatkan profesionalisme untuk meningkatkan kinerja mengingat potensi ancaman ke depan yang semakin beragam.

Baca Juga: Prajurit Yonif TP 810/BEM Wujudkan Ketahanan Pangan di Papua lewat Panen Raya Padi Gogo

“Tingkatkan kemampuan dan menjadikan setiap keterampilan yang dimiliki sebagai bekal dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap negara, sekaligus untuk melindungi segenap rakyat Indonesia,” kata Sjafrie.

Kepada seluruh prajurit, Menhan Sjafrie mengingatkan agar selalu menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat dan menghindari tindakan yang dapat merusaknya. Nilai-nilai jiwa korsa, disiplin, loyalitas, dan kepatuhan adalah fondasi utama dalam kehidupan keprajuritan. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.