Menhan Sjafrie Tinjau Pendidikan Vokasi Logistik Militer Unhan di Belu

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Fakultas Vokasi Logistik Militer (FVLM) Universitas Pertahanan RI di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Kamis (22/1).
Kunjungan ini bertujuan memperkuat pendidikan vokasi pertahanan yang adaptif terhadap kebutuhan negara sekaligus mendorong pembangunan sumber daya manusia unggul di wilayah perbatasan.
Setibanya di kampus FVLM, Menhan Sjafrie menerima paparan dari Dekan FVLM mengenai kondisi kampus, pelaksanaan program pendidikan vokasi logistik militer, capaian akademik dan nonakademik kadet, serta rencana pengembangan sarana dan prasarana berbasis praktik.
Baca Juga: Meriam KRI Prabu Siliwangi-321 Diuji Tembak Perdana di Perairan Italia
Paparan tersebut menekankan peran strategis pendidikan vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia pertahanan yang profesional dan terampil.
Usai menerima paparan, Menhan meninjau sejumlah fasilitas kampus, termasuk ruang perkuliahan, area praktik, serta fasilitas penunjang pendidikan dan pengasuhan kadet.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar, relevan dengan kebutuhan lapangan, serta menyeimbangkan teori dan praktik.
Baca Juga: Monumen Rudal Raiper, Perkuat Sejarah Militer Kota Cimahi
Dalam kesempatan itu, Menhan Sjafrie memberikan motivasi kepada para kadet. Ia menekankan pentingnya disiplin, integritas, dan semangat pengabdian sebagai landasan utama dalam menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan.
“Kepada para Kadet FVLM Unhan RI, saya tekankan pentingnya disiplin, integritas dan semangat pengabdian sebagai fondasi menjadi insan pertahanan yang berkarakter, kompeten dan peduli pada bangsa,” tulisnya di akun Instagram pribadi.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan makan siang bersama kadet, yang menjadi sarana komunikasi langsung antara pimpinan dan peserta didik. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































