Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Kepala Staf AL Jepang, Bahas Kerja Sama Alutsista hingga Latma

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima courtesy call atau kunjungan kehormatan Chief of Staff Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) atau Kepala Staf Angkatan Laut Jepang Admiral Saito Akira di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Kamis (5/2).
Admiral Saito Akira beserta jajaran disambut lewat jajar kehormatan di Gedung Jenderal Soedirman Kemhan RI dan diterima di ruang kerja Menhan. Dalam pertemuan itu, Menhan Sjafrie didampingi Kepala Badan Logistik Pertahanan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari dan Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Mayor Jenderal TNI Agus Widodo.
Kepada Admiral Saito, Sjafrie menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Navy Dialogue Indonesia-Jepang di Jakarta pada 20 Januari lalu. Sjafrie menilai forum tersebut sebagai sarana strategis dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antara Angkatan Laut kedua negara.
Baca Juga: Anak Buruh Bangunan Raih Predikat Terbaik Pendidikan Infanteri TNI AD
Sjafrie juga menyampaikan penghargaan atas penghormatan Jepang terhadap sejarah, khususnya pengakuan atas jasa Jenderal Sudirman sebagai simbol fondasi kerja sama pertahanan Indonesia-Jepang.
Pada pembicaraan inti, kedua belah pihak membahas kerja sama alat utama sistem persenjataan (alutsista) hingga latihan bersama (latma).
“Pertemuan tersebut turut membahas sejumlah agenda strategis, antara lain kerja sama alutsista, pengembangan teknologi pertahanan, latihan bersama multilateral, serta penguatan forum kerja sama pertahanan,” tulis siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI.
Baca Juga: Torehkan Prestasi Internasional, KSAU Lantik Enam Atlet TNI AU Menjadi Perwira
Diketahui, pada November 2025, Sjafrie mengunjungi Yokosuka Naval Base, salah satu pangkalan strategis JMSDF di Tokyo, Jepang.
Saat itu, Sjafrie meninjau kapal perang FFM Kumano (Mogami-class) yang memiliki kemampuan multi-misi, teknologi siluman (stealth), serta peperangan permukaan, bawah permukaan, dan udara.
Sjafrie juga meninjau kapal selam JS Jingei, generasi terbaru penerus Soryu-class dan kapal destroyer DD-151 Asagiri. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































