Menhan Sjafrie Sebut Suku Dayak Dapat “Privilege” untuk Masuk TNI

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa suku Dayak akan mendapatkan hak istimewa atau privilege untuk bisa masuk TNI.
Keputusan itu diambil setelah rapat yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/8).
Baca Juga: Inovasi TNI AD! Ciptakan Pemadam Api dari Singkong Digunakan untuk Karhutla
“Suku Dayak pedalaman dimintakan peluang untuk bisa masuk TNI, yang pendek-pendek dikasih sedikit privilege lah,” kata Menhan Sjafrie setelah rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (31/8).
Lebih lanjut, Sjafrie enggan menjelaskan hasil lain dari rapat yang turut dihadiri Panglima TNI dan tiga kepala staf angkatan tersebut.
“Saya enggak bisa menjelaskan soal itu. Itu rapat terbatas,” tutur Sjafrie.
Baca Juga: Oknum Prajurit jadi Calo Rekrutmen Anggota TNI, Kini Diburu Polisi Militer
Sementara itu, Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menambahkan bahwa suku Dayak yang bertato juga bisa masuk TNI.
“Ya, memang dari dulu juga sudah boleh, memang tidak ada masalah itu. Dulu dibuatnya kalau punya tato karena tradisi ya diizinkan, tetapi sejauh ini memang belum ada yang mendaftar yang seperti itu. Nanti kami akan cari lagi,” kata Maruli.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































