Menhan Sjafrie Sebut RI akan Kembangkan Amunisi, Rudal, dan Roket Bersama Cina

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyebutkan, pemerintah Republik Indonesia akan mengembangkan amunisi, misil atau peluru kendali (rudal) hingga roket bersama Cina.
Hal itu disampaikan Menhan Sjafrie setelah pertemuan 2+2 ke-2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan antara Indonesia-Cina di kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta Pusat, Jumat (21/8).
Baca Juga: TNI Bahas Rencana Latma dan Forum Bilateral dengan Angkatan Bersenjata Australia
“Kita akan kerja sama di dalam (pengembangan) pabrik amunisi. Kita akan kerja sama (pengembangan) misil, roket dan sebagainya,” kata Sjafrie kepada awak media.
Kerja sama tersebut dalam bentuk joint development atau pengembangan bersama. Nantinya, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) akan melakukan transfer teknologi atau transfer of technology (ToT) kepada Indonesia.
“Mereka akan kirim transfer teknologi agar supaya kita bisa membangun pabrik bersama-sama di Indonesia. Ini yang kita lakukan di industri pertahanan,” tutur Menhan RI.
Harapannya, Cina mengirimkan transfer teknologi soal amunisi, rudal hingga roket sesuai yang sudah dikembangkan di Negeri Tirai Bambu.
Indonesia akan melibatkan industri pertahanan nasional seperti PT Pindad dan PT Len Industri dalam proyek tersebut.
Baca Juga: Lanud Dhomber dan Lanud Supadio Siapkan Dukungan OMC untuk Atasi Karhutla Kalimantan
“Pasti Pindad (dilibatkan), kemudian PT LEN untuk listrik. Paling lambat (tahun) 2027 sudah jalan,” kata Sjafrie.
Dalam pertemuan 2+2 tersebut, Indonesia menekankan pentingnya transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang peralatan dan industri pertahanan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































