HANKAM

Menhan Sjafrie Pastikan Kesiapan Yonif TP 937 Satria Kalijaga di Demak

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kesiapan prajurit di Yon TP 937/Satria Kalijaga, Demak. (Foto: Dok. Tim Media Menhan SS)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin, mengunjungi Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 937/Satria Kalijaga di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada Jumat (3/7).

Dalam kunjungan ini, Menhan Sjafrie yang didampingi Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, hingga Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan memastikan kesiapan prajurit muda yang saat ini tengah mempersiapkan menempati pangkalan baru.

“Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan satuan, pembinaan prajurit serta penguatan peran Yonif TP dalam mendukung pertahanan negara, ketahanan wilayah, dan pengabdian nyata kepada masyarakat,” tulis Menhan Sjafrie dalam akun Instagramnya, Sabtu (4/7).

Baca Juga: Pernah Jaga Laut Natuna, Eks Komandan Lanal Ranai Ini Lulus Pendidikan Militer di Jepang

Ia berpesan kepada seluruh prajurit muda untuk selalu memberikan dedikasi dalam bertugas, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat kedekatan dengan rakyat sebagai jati diri prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Menhan menekankan bahwa setiap prajurit TNI AD merupakan tentara rakyat. Seluruh perlengkapan yang digunakan berasal dari negara yang dibiayai oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, prajurit memiliki kewajiban membalas kepercayaan tersebut melalui pengabdian dalam melindungi dan membela kepentingan rakyat.

“Prajurit Yonif TP harus hadir sebagai kekuatan pertahanan yang disiplin, tangguh, dekat dengan rakyat dan mampu berkontribusi bagi pembangunan nasional,” ujar Menhan.

Baca Juga: Gladi Posko Angkasa Yudha 2026, Wakil KSAU Soroti Pentingnya Interoperabilitas Hadapi Ancaman Modern

Menhan Sjafrie juga mengingatkan untuk menjaga persatuan di lingkungan TNI dan memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan menjalankan Delapan Wajib TNI di setiap tugas.

“Para prajurit berasal dari berbagai suku, agama, dan latar belakang, namun setelah menjadi prajurit TNI, seluruhnya bersatu sebagai prajurit bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika,” kata Menhan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.