Menhan Sjafrie Paparkan Tiga Aspek Penting untuk Para Perwira Siswa Seskoau

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan pembekalan kepada 100 perwira siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) angkatan ke-64 di Lembang, Jawa Barat, Rabu (17/6).
Dalam kegiatan yang turut dihadiri Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M.Tonny Harjono tersebut, Menhan Sjafrie mengatakan lingkungan strategis saat ini mengalami perubahan yang semakin cepat dan kompleks.
Ia menambahkan, salah satu kunci untuk menjaga keberlanjutan kekuatan pertahanan nasional adalah melahirkan pemimpin militer yang profesional, adaptif, dan berkarakter.
Baca Juga: TNI AD Gembleng 265 Prajurit Perempuan jadi Bintara Profesional
“Sejarah perjuangan bangsa tidak hanya menjadi catatan masa lalu, tetapi juga sumber inspirasi dalam membangun karakter kepemimpinan dan memperkuat daya juang generasi penerus TNI,” tegas Menhan.
Untuk menghadapi tantangan yang semakin dinamis, lanjut Menhan Sjafrie, nilai patriotisme, nasionalisme, dan profesionalisme dinilai masih relevan sebagai fondasi.
Menhan menekankan, pembentukan pemimpin masa depan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan, pengalaman penugasan, dan pengembangan kapasitas diri.
Baca Juga: TNI AL Kirim 100 Personel ke Italia 10 Juli, Siap Awaki Kapal Induk Garibaldi
Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi untuk membangun pemimpin yang visioner, mampu beradaptasi terhadap perubahan, serta siap mengambil keputusan dalam lingkungan strategis yang dinamis.
Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan, kualitas kepemimpinan, dan profesionalisme para Pasis Seskoau sebagai calon pemimpin TNI AU yang akan berperan dalam menjaga kesiapan organisasi sekaligus mengawal transformasi kekuatan udara Indonesia di masa depan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































