Menhan Sjafrie Minta Pembangunan Yonif TP juga Dibarengi Pembinaan SDM Berkualitas

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meminta pembangunan Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) harus dibarengi dengan pembinaan sumber daya manusia (SDM).
Penekanan itu disampaikan Menhan Sjafrie saat kunjungan ke marshalling area Brigade Infanteri (Brigif) TP 43/Muria dan Yonif TP 456/Satria Poncowati di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (8/7).
Kegiatan diawali dengan paparan Komandan Yonif TP 456/Satria Poncowati Mayor (Inf) Nugraha mengenai perkembangan pembangunan satuan, kesiapan personel, kondisi marshalling area, serta tahapan pembangunan pangkalan permanen.
Baca Juga: Beri Arahan ke Alumni Lemhannas, Wakasal Minta 13 Perwira TNI AL Responsif Hadapi Ancaman
Dalam arahannya, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa pembangunan satuan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik.
“Tetapi juga harus diimbangi dengan pembinaan sumber daya manusia yang berkualitas,” kata Sjafrie, dikutip dari siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, dikutip Jumat (10/7).
Oleh karena itu, Sjafrie berharap para prajurit senantiasa menjaga disiplin, profesionalisme, loyalitas, serta semangat pengabdian sebagai fondasi utama dalam membangun budaya satuan yang kuat dan memiliki kesiapan operasional tinggi.
Baca Juga: Sita Senjata hingga Rebut 4 Markas OPM, Belasan Prajurit Marinir Naik Pangkat
Sjafrie juga mengapresiasi dedikasi prajurit dalam menjaga kesiapan satuan di tengah proses pembangunan.
“Berbagai upaya pembinaan yang terus dilaksanakan, mulai dari latihan, pembinaan mental, pengamanan pangkalan, hingga penyiapan administrasi dan dukungan logistik, menjadi bagian penting dalam membentuk satuan yang tangguh, adaptif, dan siap mendukung tugas pertahanan negara,” tulis siaran pers Biro Infohan Kemhan.
Sjafrie berharap seluruh prajurit Yonif TP 456/Satria Poncowati terus mempertahankan semangat juang, integritas, dan soliditas sebagai modal utama mewujudkan satuan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sistem pertahanan negara.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































