Menhan Sjafrie ke Prajurit Yon TP: Wajib Punya Kemampuan Menembak-Patroli, Siap Tugas Operasi

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengingatkan bahwa setiap prajurit TNI harus senantiasa memiliki kemampuan dasar militer.
Menhan Sjafrie mengatakan, prajurit TNI harus siap jika sewaktu-waktu diberi tugas untuk operasi.
Pesan itu disampaikan Sjafrie ke para prajurit Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif) TP 907/Dewa Shahdan di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Jumat (7/8).
Baca Juga: Kementerian Pertahanan Renovasi 52 Rumah Veteran di 19 Provinsi
“Kamu harus mempunyai kemampuan menembak. Kamu harus mempunyai kemampuan patroli. Sewaktu-waktu siap untuk melaksanakan tugas operasi. Kamu harus siap, kamu harus semangat, kamu harus bisa,” kata Sjafrie di marshaling area Yonif TP 907/Dewa Shahdan.
Kepada para prajurit muda, Sjafrie juga menekankan bahwa prestasi seorang prajurit tidak semata-mata diukur dari penghargaan yang diperoleh.
“Prestasi harus dimulai dari diri sendiri melalui kedisiplinan, profesionalisme, serta loyalitas kepada negara,” tutur Menhan RI.
Baca Juga: Turun ke Tual Maluku, Taruna Akademi TNI Gembleng Siswa Sekolah Rakyat
Lebih lanjut, Sjafrie mengingatkan seluruh prajurit agar menjunjung tinggi disiplin dan menjaga kehormatan TNI dengan tidak terlibat dalam berbagai pelanggaran, termasuk judi online (judol) dan penyalahgunaan narkoba.
Menhan juga berpesan kepada para prajurit muda agar menjalani pengabdian sebagai prajurit TNI AD dengan sebaik-baiknya. Menurut Sjafrie, disiplin merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat, sehingga setiap prajurit harus senantiasa menjaga sikap dan perilaku agar tidak mencederai kepercayaan tersebut.
“Kepercayaan rakyat kepadamu hanya bisa tercapai kalau kamu disiplin,” kata Sjafrie.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































