HANKAM

Menhan Sjafrie Ingatkan Pendidikan jadi Penentu Lahirnya Prajurit TNI yang Andal dan Profesional

Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan pengarahan kepada peserta didik di Pusdikif Pussenif, Cipatat, Jawa Barat. (Foto: Dok. Tim Media Menhan SS)

Jakarta, IDM – Kualitas lembaga pendidikan sangat menentukan pembentukan para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang profesional dan andal di masa depan. Untuk menunjang hal tersebut, peningkatan fasilitas, modernisasi sarana latihan, serta penyempurnaan kurikulum harus terus dilakukan dengan mengikuti perkembangan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, saat mengunjungi Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Pussenif, Cipatat, Bandung, Rabu (29/7).

Baca Juga: Marinir dan Kogabwilhan I Bikin Drone Serbu Otomatis, Bakal Dijajal di Dabo Singkep!

Kunjungan Menhan Sjafrie, selain meninjau penyelenggaraan pendidikan juga melihat kondisi fasilitas, kesiapan sarana dan prasarana untuk mendukung pembentukan prajurit infanteri TNI yang profesional.

“Pendidikan merupakan tahap pembentukan karakter, mental, disiplin, dan kepemimpinan yang akan menjadi bekal utama dalam menjalankan pengabdian sebagai prajurit TNI,” kata Menhan kepada para peserta didik.

Menhan menambahkan, selama pendidikan prajurit pasti menemukan tantangan. Namun, hal tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan prajurit infanteri yang tangguh, profesional, dan siap menghadapi berbagai tugas.

Baca Juga: TNI AD Gelar Demonstrasi Integrasi Siskom Ranpur Kavaleri

“Seorang prajurit tidak hanya dituntut memiliki kemampuan militer yang andal, tetapi juga integritas, loyalitas, serta kecintaan yang tinggi kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” kata Menhan Sjafrie.

Dari informasi yang diterima redaksi, sebelum meninjau Pusdikif, Menhan melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 939/Macan Putih, Singaparna, Jawa Barat, untuk memeriksa kesiapan satuan serta perkembangan pembinaan Yonif TP.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.