Menhan Sjafrie Dikunjungi Panglima AD Singapura, Bahas Latma dan Implementasi DCA

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Chief of Army Singapura atau Panglima Angkatan Darat Singapura Major General Cai Dexian di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Rabu (6/5).
Pertemuan tersebut digelar dalam rangka memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara melalui peningkatan dialog, pertukaran pendidikan militer, latihan bersama (latma), dan implementasi defence cooperation agreement (DCA) yang menjadi landasan penting hubungan pertahanan Indonesia-Singapura.
Baca Juga: Gelar Peran Tempur, Awak KRI Teluk Sibolga-536 Siaga Antisipasi Serangan Udara
Diketahui, Indonesia dan Singapura menandatangani DCA pada 2007. Kemudian, DCA telah mengalami pembaruan pada 2022 dan 2024. DCA terbaru mencakup flight information region (FIR) dan area latihan bersama.
Dalam pertemuan dengan Cai Dexian tersebut, Sjafrie dan jajaran juga mengundang Singapura untuk berpartisipasi dalam latma Super Garuda Shield (SGS) 2026 sebagai bagian dari penguatan kolaborasi militer dan peningkatan interoperabilitas antarangkatan bersenjata kedua negara.

Siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI menulis, selain memperkuat hubungan kelembagaan, pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya peningkatan people-to-people contact melalui kerja sama pendidikan, pertukaran personel, serta interaksi antarprajurit kedua negara untuk terus memperkuat rasa saling percaya dan hubungan persahabatan.
“Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kesinambungan kerja sama bilateral sekaligus memperkuat stabilitas kawasan,” tulis siaran pers tersebut.
Baca Juga: Pangkogasgabpamtaswil Darat XII/TPR: Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Faktor Nontempur di Perbatasan
Menhan Sjafrie dalam keterangan tertulisnya, menekankan bahwa kerja sama pertahanan Indonesia dan Singapura merupakan bagian penting dari upaya menjaga stabilitas kawasan, memperkuat hubungan antarmiliter, serta membangun kepercayaan strategis sesama negara sahabat.
“Hubungan TNI AD dan Singapore Army telah terjalin erat melalui berbagai forum, pendidikan, latihan bersama, serta mekanisme kerja sama yang terus berkembang, termasuk army to army talks. Kedekatan antarprajurit dan antarpimpinan pertahanan menjadi modal penting dalam menjaga kesinambungan kerja sama jangka panjang,” kata Sjafrie. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































