Menhan Sjafrie dan Kepala BNPT Bahas Strategi Penanggulangan Terorisme

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Eddy Hartono di Jakarta, Rabu (8/1).
Pembahasan terkait upaya strategis penanggulangan terorisme di era modern menjadi topik utama dalam obrolan keduanya. Sjafrie menekankan pentingnya kolaborasi antar institusi.
Baca Juga: Satgas Perbatasan Berikan Wawasan Kebangsaan untuk Anak Papua
“Sinergi antar lembaga menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan upaya penjagaan kedaulatan negara," ujar Sjafrie, dikutip dari kemhan.go.id, Kamis (9/1).
"Mengingat kompleksitas tantangan yang dihadapi membutuhkan pendekatan yang terintegrasi dan komprehensif dari seluruh pemangku kepentingan,” sambungnya.
Selain kolaborasi, Sjafrie juga mengingatkan bahwa kerja keras, disiplin serta soliditas internal menjadi cara lain untuk menghadapi ancaman eksternal.
Pada kesempatan tersebut, Eddy Hartono memaparkan sejumlah capaian dan program penting yang telah dijalankan BNPT. Salah satunya adalah pelatihan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Universitas Pertahanan Sentul.
Baca Juga: Pangkoarmada II Tegaskan Displin Penggunaan Senjata
Eddy menjelaskan pelatihan ini dirancang secara komprehensif untuk membekali calon pegawai dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menanggulangi terorisme.
Selain itu, BNPT juga fokus memperkuat Ideologi Pancasila dan Hak Asasi Manusia (HAM) di lingkungan pendidikan. Eddy menyebut rogram ini telah menunjukkan hasil positif yang signifikan. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































