Menhan Sjafrie Dampingi Presiden Prabowo Sambut PM Li Qiang di Istana Merdeka

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin turut mendampingi Presiden RI, Prabowo Subianto saat bertemu Perdana Menteri (PM) Republik Rakyat Tiongkok Li Qiang di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6).
Rombongan PM Li diiringi 11 pasukan motoris, 70 pasukan berkuda, serta pasukan jajar kehormatan. Lebih dari tiga ribu pelajar turut memeriahkan penyambutan dengan mengibarkan bendera merah putih dan bendera Tiongkok di sepanjang jalan dari halaman Monas menuju Istana Merdeka.
Baca Juga: Kodam Iskandar Muda Terima Senjata Sisa Konflik Aceh, Total 25 Pucuk
Presiden Prabowo menyambut langsung Premier Li di sisi barat Istana Merdeka dengan hangat. Upacara resmi pun dimulai dengan pengumandangan lagu kebangsaan RRT, disusul lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang diiringi dengan dentuman meriam salvo sebanyak 19 kali—sebuah bentuk penghormatan kepada tamu negara.
Kedua pemimpin negara kemudian melakukan inspeksi pasukan kehormatan bersama, sebelum memasuki sesi perkenalan delegasi resmi dari masing-masing negara. Delegasi Indonesia terdiri dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kunjungan resmi Premier Li Qiang ini menjadi penanda penting dalam hubungan Indonesia–Tiongkok, mempertegas posisi keduanya sebagai mitra strategis di kawasan Asia.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, salah satu yang dibahas kedua pemimpin tersebut adalah sektor pertahanan seperti keamanan maritim agar tercipta kawasan yang aman, damai, dan sejahtera.
Baca Juga: Bahas Keamanan Maritim, Prabowo dan PM China Sepakat Perkuat Kerja Sama antara Bakamla-CCG
“Indonesia siap untuk memperkuat kerja sama dengan Tiongkok untuk bersama-sama kita menciptakan kawasan yang damai, aman untuk kita semua,” ucap presiden.
Presiden pun menyambut baik penandatanganan kerja sama antara Bakamla dan China Coast Guard dalam meningkatkan pengembangan kapasitas, perkembangan informasi, dan keselamatan maritim. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































