Menhan Sjafrie Bakal ke Qatar Bahas Tindak Lanjut Kerja Sama Pertahanan

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bakal mengunjungi Qatar dalam waktu dekat untuk membahas tindak lanjut kerja sama pertahanan.
Rencana itu terungkap saat Menhan Sjafrie menerima Duta Besar Negara Qatar untuk Republik Indonesia, H.E. Sultan Bin Mubarak Saad Al-Dosari di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/9).
Baca Juga: Momen Prajurit TNI AD Tetap Gelar Upacara Meski Diguyur Debu Vulkanik
“Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut komunikasi dan kerja sama pertahanan Indonesia-Qatar, termasuk penyampaian surat resmi dari pemerintah Qatar serta rencana kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI ke Qatar,” tulis siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI, dikutip Senin(7/9).
Kali terakhir, Sjafrie berkunjung ke Qatar pada April 2025. Saat itu, Sjafrie menggelar introductory meeting bersama Menteri Pertahanan Qatar H.E. Sheikh Saoud Bin Abdulrahman Bin Hassan Bin Ali Al Thani.
Dalam pertemuan perdananya dengan Sheikh Saoud, Sjafrie komitmen Indonesia mempererat kerja sama pertahanan yang strategis dan visioner.
Baca Juga: Tingkatkan Kemampuan Tempur, TNI Latihan Tembak dengan Personel AS, India, dan Selandia Baru
Indonesia dan Qatar juga sepakat memperluas kolaborasi teknologi drone, keamanan siber, rudal balistik serta mendorong pertukaran perwira dan latihan gabungan.
Sjafrie juga menyampaikan dukungan terhadap inisiatif Qatar dalam mendorong perdamaian kawasan, termasuk konflik di Palestina dan Ukraina.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































