Menhan Setujui Gedung DPR akan Dijaga Penuh oleh TNI

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan bahwa instalasi DPR akan dijaga penuh oleh TNI. Hal itu diungkapkan Sjafrie usai melakukan rapat bersama Komisi I, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (16/9).
“Jadi TNI akan menjaga simbol kedaulatan negara di DPR, jadi saya sudah menyetujui dan Panglima akan menindak lanjuti bersama para kepala staf bahwa instalasi DPR akan dijaga oleh TNI,” tegas Sjafrie.
Baca Juga: TNI AD akan Tampilkan Alutsista Terbaik di HUT ke-80
Sjafrie menerangkan penjagaan ketat dilakukan TNI di Gedung DPR RI akan dilakukan sampai dengan kondisi dan situasi yang kondusif. “Ya terserah penilaian situasi, kalau memang diperlukan kita harus ada di tengah-tengah rakyat,” ungkapnya.
Sjafrie juga menuturkan TNI akan menjaga instalasi-instalasi pemerintah yang perlu mendapat perhatian, khususnya instansi pemerintah yang berhubungan dengan kedaulatan Tanah Air. Sjafrie menyebut parameter kategori kondusif itu melihat dari aspek rakyat bisa aman dan nyaman dalam bekerja.
Ia juga menjamin tidak perlu ada penindakan dalam penjagaan yang dilakukan TNI. “Yang penting komunikasi. Kita punya satu sistem komunikasi sosial, pembinaan teritorial ini akan kita kerjakan,” tandas Sjafrie.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan kondisi yang mulai kondusif tidak lepas dari kerja keras seluruh elemen bangsa, termasuk peran strategis TNI dalam menjaga stabilitas nasional.
Baca Juga: KSAD akan Evaluasi Internal Terkait Oknum Prajurit TNI AD Terlibat Kasus Pembunuhan
“Garda terdepan dalam pertahanan, tetapi juga sebagai penjaga ketertiban,” tegas Dave, Senin (8/9).
“Sebagai bagian dari sistem pertahanan negara, TNI memiliki mandat konstitusional untuk turut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.
Khususnya, kata Dave, dalam situasi yang berpotensi mengganggu ketenangan publik.
Menurut Dave, kehadiran TNI di titik-titik tertentu bukan semata-mata simbol kekuatan, tetapi wujud nyata dari komitmen negara dalam melindungi rakyat dan menjamin kelangsungan kehidupan sosial yang aman dan tertib. (ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































