HANKAM

Menhan Sebut TNI dan Pemda Satu Keluarga Besar saat Tinjau Yonif TP 335 Macan Sukapura

Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menyalami para prajurit Yonif TP 335/Macan Sukapura, Tasikmalaya, Sabtu (26/9). (Foto: Dok. Tim Media Menhan SS)

Jakarta, IDM – Melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah Jawa Barat, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 335/Macan Sukapura di Purbaratu, Tasikmalaya, Sabtu (26/9).

Saat peninjauan, Wali Kota Tasikmalaya Alfarizi Ramadan turut mendampingi Sjafrie. Menhan menyebut, bahwa hal ini menjadi simbol bahwa TNI dan Pemerintah daerah solid menjaga kebersamaan demi kesejahteraan masyarakat.

“Ini menunjukkan bahwa TNI dan Pemerintah Daerah adalah satu keluarga besar. TNI bertugas untuk menjaga kedaulatan NKRI,” kata Sjafrie dilansir dari situs Kemenhan, Senin (28/9).

Baca Juga: Piala Panglima TNI, Turnamen Domino Pecahkan Rekor MURI

Sjafrie menambahkan, para prajurit Yonif 335 yang juga Batalion Teritorial Pembangunan bertugas menjaga kedaulatan negara di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Tasikmalaya.

Untuk itu, selain dibekali dengan kemampuan tempur utama seperti menembak, bela diri, dan patroli, prajurit Yonif TP juga diberikan kemampuan teritorial pembangunan.

Dengan dibekali kemampuan tersebut, ucap Sjafrie, diharapkan Yonif TP bisa membantu masyarakat serta memastikan kehadiran satuan berdampak pada rasa aman dan nyaman.

Baca Juga: Tak Cuma Ranpur, TNI AL Proyeksikan Sistem Nirawak untuk Marinir

“Kalian dibekali kemampuan teritorial pembangunan untuk membantu masyarakat, membantu rakyat, agar supaya batalion ini mempunyai manfaat, yaitu membuat rakyat Tasikmalaya merasa aman dan nyaman,” kata Sjafrie.

Menhan juga mewanti-wanti seluruh prajurit Yon TP 335 agar selalu ingat untuk membalas jasa rakyat Indonesia. Karena, katanya, karena rakyatlah Tentara Nasional Indonesia bisa lahir.

“Selama bertugas sebagai prajurit, kewajiban kalian adalah membalas jasa rakyat. Pangkalanmu adalah dari rakyat, senjatamu dari rakyat,” kata Sjafrie.

Baca Juga: Kolonel Dony Fatra Resmi Jabat Danbrigif Jaya Sakti, Pengalaman Intelijen dan Pasukan Khusus

“Oleh karena itu, kalian tidak boleh menyakiti hati rakyat,” sambungnya.

Sebelum mengakhiri arahannya, tidak lupa Sjafrie mengingatkan seluruh prajurit agar terus memegang dan melaksanakan 8 Wajib TNI, menjunjung tinggi kekompakan, taat kepada arahan pimpinan dan hierarki komando, serta menjaga persatuan tanpa memandang perbedaan suku.

“Di sini tidak ada suku-suku, semua adalah prajurit TNI Bhinneka Tunggal Ika. Kalian harus kompak, bersatu, disiplin, dan patuh kepada pimpinan,” tegas Sjafrie.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.