Menhan Saksikan Penandatanganan Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Putra-Putri Awak KRI Nanggala-402

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatangan Perjanjian Kerjasama antara Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPPSDP) Kementerian Pertahanan dengan PT Priamanaya Energi tentang Pemberian Santunan dan Bantuan Biaya Pendidikan Putra Putri Awak Kapal Selam KRI Nanggala-402.
Perjanjian Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Ketua YPPSDP Mayjen TNI (Purn) Musa Bangun dengan Direktur Utama PT Priamanaya Energi Raditya Priamanaya Djan, Senin (3/5) di Kementerian Pertahanan, Jakarta.
Acara penandatanganan kerjasama tersebut juga disaksikan oleh Presiden Komisaris PT Priamanaya Energi Djan Faridz, Wamenhan M Herindra serta beberapa pejabat di lingkungan Kemhan.
Atas terlaksananya penandatanganan perjanjian kerjasama ini, Menhan menyampaikan penghargaannya kepada seluruh jajaran PT Priamanaya Energi atas perhatiannya yang besar menyalurkan santunan dan bantuan untuk putra - putri awak kapal selam KRI Nanggala-402, melalui yayasan yang dibina oleh Kemhan.
Menhan mengatakan, pemerintah dalam hal ini presiden, telah memberikan perhatian yang sangat besar kepada seluruh keluarga awak kapal KRI Nanggala-402 mulai dari pemberian rumah dan juga bantuan beasiswa pendidikan.

Kemhan juga berupaya memberikan perhatian kesejahteraan untuk seluruh keluarga yang ditinggal oleh prajurit awak kapal selam KRI nanggala-402 yang telah berkorban di medan tugas.
"Baru saja kita mengalami musibah besar hilangnya kapal selam KRI Nanggala-402. Tentunya musibah ini merupakan sebuah resiko sebagai prajurit. Tetapi bagaimanapun merupakan panggilan bagi pemimpin untuk memikirkan kesejahteraan dan kebaikan bagi keluarga yang ditinggal oleh prajurit kita, manakala prajurit kita harus berkorban di medan tugas,” ungkap Menhan.
Kemhan sudah mengambil langkah-langkah melalui YPPSDP dan lembaga-lembaga yang berada di bawah Kementerian Pertahanan, untuk membantu dan mengurus keperluan pendidikan anak-anak dari awak kapal KRI Nanggala-402.
YPPSDP adalah yayasan di bawah Kemhan yang melaksanakan kegiatan mendukung kesejahteraan perumahan, pendidikan prajurit dan juga melaksanakan penelitian pengembangan potensi sumber daya pertahanan. (wan/nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































