Menhan Prabowo: Universitas Pertahanan Jadi Lembaga Pendidikan yang Strategis dan Vital

Sentul,IDM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri upacara pembukaan pendidikan program vokasi diploma III, program sarjana, program magister, dan program doktoral serta kenaikan pangkat dan tingkat kadet mahasiswa program vokasi diploma III dan program sarjana di Universitas Pertahanan, Sentul, Jawa Barat, Jumat (2/9).
Dalam pidatonya, Menhan Prabowo mengatakan bahwa Universitas Pertahanan menjadi lembaga pendidikan yang sangat strategis dan vital.
“Kita adalah perguruan tinggi satu-satunya yang menjalin seluruh spektrum kajian dan pelajaran tentang strategi manajement pertahanan dan ilmu perang,” terang Menhan Prabowo.

Menhan Prabowo mengatakan jika pertahanan adalah hal yang mutlak. Pertahanan menjadi dasar sebuah bangsa untuk mempertahankan kedaulatannya. Karena menurutnya, keadaan dunia yang serba dinamis dengan segala potensi ancamannya, menjadi salah satu indikasi bahwa perang dapat meletus kapan saja.
Untuk itu, sejak dirinya menjabat sebagai menteri pertahanan, Prabowo menjadikan pengembangan Universitas Pertahanan menjadi salah satu skala prioritas.
“Di sinilah pentingnya Universitas Pertahanan. Dari sejak hari-hari pertama saya menjabat sebagai menteri pertahanan, saya menempatkan pengembangan Unhan salah satu hal yang sangat penting. Alhamdulillah kita lihat perkembangan yang sangat pesat, terutama, saya garis bawahi, perang di abad ke-21 adalah perang yang ditentukan oleh science dan teknologi. Bangsa Indonesia harus merebut science dan teknologi. Eksakta. Matematika, engineering, kedokteran adalah vital,” tegas Menhan Prabowo.
Menhan Prabowo berpesan kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi baru untuk belajar dengan tekun dan semangat.

“Kalian adalah harapan bangsa. Kalian terpilih dari ribuan, bahkan puluhan ribu. Belajarlah dengan tekun, baik, dan semangat. Jadilah pemimpin-pemimpin yang baik di masa depan. Saudara harus jadi otak-otak cemerlang, menghasilkan ilmu, inovasi, kemajuan, terobosan dalam science dan teknologi,” pesan Menhan Prabowo.
Menhan Prabowo melantik mahasiswa/i baru berjumlah 792 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa program diploma III sebanyak 175, strata 1 sebanyak 300, strata 2 sebanyak 293, dan program doktoral strata 3 sebanyak 24. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































