Menhan Prabowo Teken MoU dengan Institut Teknologi Sepuluh November

Surabaya, IDM - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto diundang oleh Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) di Surabaya untuk menandatangani perjanjian kerja sama terkait bidang teknologi pada Senin (6/9/21). Kerja sama ini dimaksudkan untuk mengolah inovasi teknologi karya anak bangsa.
Sebelumnya, Menhan Prabowo juga mengunjungi Universitas Airlangga yang juga berada di Surabaya untuk menandatangani kerja sama di bidang kesehatan. Sementara itu, ITS fokus pada pengembangan teknologinya. Di ITS, berbagai inovasi akan dikembangkan seperti inovasi ventilator atau oksigen konsentrator hingga motor listrik yang semuanya merupakan karya anak bangsa.

“Saya hari ini diundang ke Kampus ITS, sebelumnya saya ke Universitas Airlangga. Kita tanda tangan kerja sama dengan Unair dan ITS di bidang pendidikan dan penelitian serta pengembangan kerja sama antara ilmu pengetahuan yang dikembangkan di kampus dan Kemhan,” tutur Menhan.
Rencananya, jika proyek kerja sama ini selesai, Menhan Prabowo akan memberikan order atau pesanan yang banyak untuk karya anak bangsa tersebut. Menhan berharap, dampak dari kerja sama ini adalah di masa depan, Indonesia tidak perlu mengimpor sepeda motor. ITS sendiri juga sedang mengembangkan ‘Crocodile’, sebuah kapal selam yang dapat dipergunakan oleh militer. (awm/nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































