Menhan Prabowo: Tanpa Budaya, Sebuah Negara Tidak Bisa Kuat

Jakarta, IDM - Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) memperingati Hari Wayang Nasional (HWN) yang ke-4 dengan mengambil tema “Ketahanan Budaya Merajut Jati Diri Bangsa”, Senin (7/11).
Dalam kegiatan tersebut Pepadi mengundang Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto secara virtual yang dapat disaksikan melalui akun YouTube Sanggar Cemara. Dalam tayangan itu Menhan Prabowo tampak ditemani oleh Mulyono Purwowijoyo, pengurus Pepadi Pusat yang juga dalang asal Klaten.
Dalam amanatnya, Menhan Prabowo mengajak semua pihak untuk terus melestarikan budaya nenek moyang.

"Kita mengetahui bahwa hari ini adalah memperingati Hari Wayang Nasional yang ke-4. Kita semua mengerti bahwa wayang adalah bagian penting dari budaya kita, budaya nusantara, dan kita paham benar peran pewayangan itu sendiri di tengah-tengah masyarakat kita," ucap Menhan Prabowo.
"Melalui budaya pewayangan ini kita meneruskan, kita lestarikan dan kita wariskan nilai-nilai luhur nenek moyang kita budaya bangsa, juga falsafah budaya kita, nilai-nilai kebenaran, nilai-nilai kebajikan, nilai-nilai kearifan," lanjut dia.
Menhan Prabowo mengatakan dalang adalah para pejuang budaya. Ia menilai, tanpa budaya, sebuah negara tidak bisa kuat.
"Untuk itu, saya ucapkan selamat kepada Persatuan Pedalangan Indonesia, saudara-saudara adalah pejuang-pejuang budaya, tanpa budaya suatu negara tidak bisa kuat, dan tidak bisa langgeng. Tanpa rakyat yang bangga dengan budayanya sendiri tidak mungkin rakyat itu akan kuat menghadapi tantangan-tantangan zaman," kata Menhan Prabowo.
Baca: Lagi-lagi Jokowi Berikan Sinyal Dukungan Prabowo Presiden 2024
“Masyarakat wajib menjaga budaya pewayangan. Sebab, wayang telah diakui oleh UNESCO sebagai kekayaan dunia,” tegas dia.
Di akhir pidatonya, Menhan Prabowo memberikan semangat kepada para pelaku pewayangan. "Selamat berjuang di bidang budaya, budaya bagian dari kepribadian bangsa. Membangun bangsa harus melalui pembangunan budaya, harus melalui juga melestarikan nilai-nilai nenek moyang kita, nilai-nilai budaya kita," tutup Menhan Prabowo. (gin)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































