Menhan Prabowo Subianto: Singkong Dapat Jadi Solusi Krisis Pangan Dunia

Bali, IDM - Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto mengatakan, singkong dapat menjadi solusi permasalahan ketahanan pangan. Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutannya di Global Food Security Forum di Nusa Dua Bali, Minggu (13/11).
Ia melanjutkan, hal yang paling kentara adalah pasokan gandum dunia yang tidak stabil lantaran konflik Rusia dan Ukraina. Perubahan iklim juga disebut mempengaruhi krisis pangan dunia.
Kendati tantangan pangan nyata di depan mata, Prabowo menyebut pemecahan masalah harus terus diupayakan. Oleh karenanya, ia menilai singkong dapat menjadi 'penyelamat' dunia. Dengan tanah Indonesia yang subur, tumbuhan singkong dapat ditanam dan tumbuh di banyak wilayah tanah air.
Dalam forum global tersebut, ia bahkan menyebut singkong dapat diolah menjadi bahan dasar pengganti gandum.
"Kita dapat memproduksi (mengolah) singkong, dan menggantikannya untuk (jadi bahan dasar) pasta, mie dan roti," kata Prabowo
Ia pun optimistis Indonesia dapat menggunakan olahan singkong menjadi salah satu langkah keluar dari krisis pangan global.
"Kita akan jadi yg terdepan memproduksi, dan menyelesaikan ancaman terhadapan ketahanan pangan," tukasnya.
Lebih lanjut, Prabowo mengatakan pemecahan tantangan pangan merupakan masalah bersama. Oleh karena itu ia mengajak negara-negara G20 untuk saling berkolaborasi menciptakan dunia yang lebih damai.
Baca: Menhan Prabowo Subianto Bicara Ketahanan Pangan di Global Food Security Forum
"Untuk keluar dari masalah ini, kita butuh global partnership. Kita harus bekerja bersama," tegas dia.
Forum pangan global atau Global Food Security Forum merupakan agenda perdana yang digelar pada perhelatan KTT G20. Acara ini diselenggarakan oleh Atlantic Council, berkerja sama dengan Kementerian Pertahanan dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. (ra)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































