Menhan Prabowo: Kemandirian Industri Pertahanan Wujudkan Negara Kuat,Maju,dan Mandiri

Subang, IDM – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa untuk mewujudkan sistem pertahanan negara yang kuat, maju, dan mandiri perlu didukung oleh kemandirian industri pertahanan.
“Kemandirian Industri Pertahanan juga diharapkan dapat mewujudkan pergeseran pemahaman dari belanja pertahanan menjadi investasi pertahanan,” ungkap Prabowo Subianto dalam sambutannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Energetic Material Center milik PT DAHANA (Persero) di Subang Jawa Barat, Senin (01/10).
Tak hanya itu, Menhan Prabowo juga menjelaskan bahwa industri yang kuat diharapkan mampu memberikan multiplier effect baik terhadap pembangunan ekonomi maupun penguasaan teknologi bagi bangsa Indonesia.
Kunjungan Menhan ke PT DAHANA (Persero) diharapkan dapat semakin memperteguh komitmen Kemhan dalam memberdayakan industri dalam negeri untuk penguatan pertahanan negara. Menhan dalam rangkaian kunjungan ini juga melaksanakan plant tour ke fasilitas produksi milik DAHANA, salah satunya Pabrik Nitrogliserin yang dibangun oleh Kemhan RI dan didaulat menjadi juru ledak kehormatan untuk produk detonator non electric.
Turut hadir mendampingi Menhan Prabowo dalam kunjungan kerja ini yaitu Kabaranahan Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari, M.Eng, Kabalitbang Kemhan Marsekal Marsda TNI Julexi Tambayong, Direktur Teknologi & Industri Pertahanan Kemhan Laksma TNI Sri Yanto. (YAS)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































